Ferdy Sambo bersama empat tersangka lainnya, termasuk Putri Candrawathi dan Kuat Maruf ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Namun belakangan, disebutkan bahwa ternyata Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi adalah pelaku utama dalam pembunuhan tersebut.
Kabar itu dibagikan oleh kanal YouTube BENANG MERAH yang mengunggah video berjudul "TERNYATA KUAT M DAN PUTRI C PELAKU UTAMA PEMBUNUHAN BRIGADIR J".
Pada thumbnail terdapat narasi yang berbunyi, "BARU TERUNGKAP!! PUTRI C DAN KUAT M OTAK DIBALIK INI SEMUA".
Terlihat potret Putri Candrawathi dan seorang lelaki dengan kaki diperban yang diduga sebagai Kuat Ma'ruf.
Video tersebut hingga kini telah disaksikan sebanyak lebih dari 690 penayangan. Lantas, benarkah Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi merupakan dalang sebenarnya?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 6 detik tersebut, tidak ada bukti valid ataupun pernyataan secara resmi yang menyatakan bahwa Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi adalah pelaku utama dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Narator dalam video tersebut hanya menayangkan cuplikan proses sidang Ferdy Sambo cs serta dugaan adanya hubungan spesial antara Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi.
Baca Juga: Link Nonton Sea Games Kamboja 2023, Cek di Sini!
Namun hingga akhir video, tidak ada penjelasan kredibel terkait klaim Kuat Ma'ruf dan istri Ferdy Sambo yang menjadi pelaku utama dalam kasus pembunuhan berencana ini.
Selain itu, foto yang digunakan dalam thumbnail pun hasil editan. Lelaki yang terlihat bukanlah Kuat Ma'ruf. Oleh karena itu, isi video, judul, dan thumbnail tidak memiliki keselarasan.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi adalah pelaku utama pembunuhan Brigadir J merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].