Narasi memaksakan informasi bahwa ventilator membuat semua pasien COVID-19 meninggal dunia.
Ventilator adalah alat bantu pernapasan yang digunakan pihak medis dalam penanganan pasien penderita COVID-19. Sedangkan COVID-19 adalah penyakit yang menyerang bagian pernapasan serta memiliki efek komorbid bila penderita memiliki penyakit bawaan lain. COVID-19 telah menyebabkan Badan Kesehatan Dunia atau WHO mengambil beberapa tindakan terkait kesehatan warga sedunia, antara lain lockdown dan vaksinasi.
Dikutip dari Turnbackhoax.id, kanal berita The People's Voice menulis berita yang menjelaskan bahwa sebagian besar pasien COVID-19 pada fase awal pandemi COVID-19 meninggal karena penggunaan ventilator.
Artikel yang diunggah pada 13 Mei 2023 ini merujuk kepada hasil penelitian yang dilakukan Dr. Benjamin Singer dari Universitas Northwestern. Berjudul "Laporan Resmi: Ventilators Membunuh Hampir Semua Pasien COVID-19".
Narasinya yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia adalah, "Hampir semua pasien COVID-19 yang meninggal di rumah sakit ketika fase awal pendemi disebabkan langsung oleh penggunaan ventilator, sebuah laporan yang mengerikan telah menyimpulkan hal tersebut".
PENJELASAN
Turnbackhoax.id melakukan penelusuran lebih dalam terhadap penelitian Dr. Benjamin Singer yang dijadikan rujukan. Penelitian itu berfokus kepada pasien yang memang sudah menderita pneumonia dan menggunakan ventilator.
Dilansir dari artikel Dr. Benjamin Singer, terdapat hasil penelitian yang berbunyi sebagai berikut:
"While VAP (ventilator-associated pneumonia) was not associated with mortality overall, mortality was higher in patients with one episode of unsuccessfully treated VAP compared with successfully treated VAP".
Atau terjemahannya kurang lebih: Sementara itu VAP (ventilator untuk pneumonia) tidak dihubungkan dengan kematian secara keseluruhan, kematian lebih tinggi terjadi pada pasien yang tidak berhasil dirawat dengan VAP dibandingkan dengan yang sukses dirawat menggunakan VAP.
Tidak ada pernyataan baik di kolom hasil dan kesimpulan penelitian itu yang menyebutkan bahwa ventilator dan meninggalnya pasien COVID-19 memiliki hubungan kausalitas.
KESIMPULAN
Berita yang dipublikasikan The People’s Voice adalah konten yang menyesatkan atau misleading content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].
CEK FAKTA: Apa Betul Ventilator Memberikan Dampak Kematian Bagi Seluruh Pasien COVID-19?
Metro Suara.Com
Rabu, 28 Juni 2023 | 07:42 WIB
Cari Tahu
Kumpulan Kuis Menarik
BERITA TERKAIT
CEK FAKTA: Memangnya Benar Lionel Messi Mengenakan Kaus Salah Satu Partai Politik Tanah Air?
28 Juni 2023 | 07:07 WIB WIBREKOMENDASI
TERKINI
Your Say | 19:32 WIB
News | 19:31 WIB
Entertainment | 19:30 WIB
Bisnis | 19:27 WIB
Surakarta | 19:22 WIB
Tekno | 19:20 WIB
Lifestyle | 19:18 WIB
Foto | 19:15 WIB