Salah satu anggota Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam dikabarkan resmi bergabung dengan klub di Premier League atas permintaan Presiden Jokowi.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube KAPTEN yang mengunggah video berjudul "BIKIN BANGGA, CLUB BESAR INI BERHASIL DATANGKAN ASNAWI MANGKUALAM KE LIGA PREMIER LEAGUE".
Pada thumbnail video terdapat narasi serupa yang menyebutkan bahwa Asnawi Mangkualam menyetujui permintaan Jokowi dan resmi bergabung dengan klub Premier League.
Tampak potret Presiden Jokowi bersama Asnawi Mangkualam dan Erik Ten Hag, pelatih Manchester United (MU). Pada latar belakang juga terlihat deretan pemain bola yang mengenakan seragam milik MU.
Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 4.300 penayangan. Lantas, benarkah Asnawi Mangkualam resmi bergabung dengan klub Premier League?
CEK FAKTA:
Informasi yang mengklaim Asnawi Mangkualam resmi bergabung dengan klub Premier League atas permintaan Jokowi adalah salah.
Narator dalam video berdurasi 8 menit 6 detik di atas hanya membahas perihal komentar dari beberapa orang yang memberikan penilaian terhadap pemainan Asnawi Mangkualam di Timnas Indonesia.
Tak hanya itu, narator juga membacakan ulang berita tentang peluang Asnawi Mangkualam yang bisa saja bermain di Liga Eropa atau Inggris jika memiliki prestasi yang sangat baik saat bermain di klub Jeonnam Dragons.
Baca Juga: CEK FAKTA: Naik Kapal Pesiar Mewah, Arya Saloka dan Amanda Manopo Liburan Bareng ke Singapura
Namun setelah menonton hingga akhir video, tidak ditemukan adanya bukti valid maupun pernyataan secara resmi yang menyebutkan bahwa Asnawi Mangkualam resmi bergabung dengan klub Premier League, sebagaimana yang diklaim pada judul video.
Dengan kata lain, isi video terbukti tidak sesuai. Foto yang ditampilkan pada thumbnail pun hanyalah editan belaka.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Asnawi Mangkualam resmi bergabung dengan klub di Premier League adalah berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.