Pasangan pemeran utama di sinetron Ikatan Cinta, Arya Saloka dan Amanda Manopo dikabarkan telah dikaruniai seorang anak perempuan yang cantik.
Kabar lahirnya putri cantik tersebut disebarkan oleh kanal YouTube Aldy Productions yang mengunggah video berjudul "Kabar bahagia-selamat untuk Arya Manda mendapatkan seorang putri cantik".
Narasi serupa terlihat pada thumbnail video. Tampak Amanda Manopo dan Arya Saloka tersenyum bahagia ke arah kamera, di mana Arya Saloka tengah menggendong seorang bayi.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 5.600 penayangan. Lantas, benarkah Arya Saloka dan Amanda Manopo telah dikaruniai seorang putri cantik?
CEK FAKTA:
Informasi yang menyebut bahwa Arya Saloka dan Amanda Manopo dikaruniai bayi perempuan yang cantik adalah salah.
Setelah menonton video berdurasi 10 menit 18 detik di atas, narator sama sekali tidak memberikan pernyataan secara resmi maupun bukti valid yang menunjukkan bahwa Arya Saloka dan Amanda Manopo dikaruniai seorang putri cantik.
Dalam rekaman tersebut, narator hanya menyinggung soal isu adanya hubungan spesial antara Arya Saloka dan Amanda Manopo, bahkan sebelumnya sang aktris juga dirumorkan tengah hamil.
Namun, hal itu tidak terbukti benar dan hanya gosip belaka. Faktanya, Arya Saloka masih menjadi suami sah dari Putri Anne dan tidak mungkin memiliki anak di luar nikah dengan Amanda Manopo.
Baca Juga: CEK FAKTA: Eber Bessa Gantikan Tyronne del Pino, Persib Bandung Segera Umumkan Pelatih Baru
Foto yang ditampilkan pada thumbnail pun hanyalah hasil rekayasa. Potret tersebut tidak ada kaitannya dengan Amanda Manopo atau Arya Saloka.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Arya Saloka dan Amanda Manopo dikaruniai seorang bayi perempuan cantik merupakan berita palsu atau hoaks.
Unggahan di atas dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan karena isi video tak sesuai dengan judul yang tertera.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.