Pemeran utama di sinetron Ikatan Cinta, Arya Saloka dan Amanda Manopo dikabarkan terciduk liburan bareng setelah break syuting.
Kabar keduanya pergi liburan bersama disebarkan oleh kanal YouTube RYZ CHANNEL yang mengunggah video berjudul "Terciduk arya manda liburan bareng stelah break syuting IC".
Pada thumbnail video tersebut tampak narasi serupa, lengkap dengan potret Arya Saloka dan Amanda Manopo yang mengenakan baju warna senada tengah memberi makan hewan.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 1.000 penayangan. Lantas, benarkah Arya Saloka dan Amanda Manopo pergi liburan bareng saat break syuting?
CEK FAKTA:
Klaim yang menyebut bahwa Arya Saloka dan Amanda Manopo terciduk liburan bareng saat break syuting Ikatan Cinta adalah informasi salah.
Narator dalam video berdurasi 8 menit 19 detik tersebut sama sekali tidak memberikan bukti valid ataupun pernyataan resmi terkait klaim Arya Saloka dan Amanda Manopo pergi liburan bersama.
Alih-alih memberikan penjelasan dari sumber kredibel, narator justru menyinggung perihal rumor Arya Saloka yang tidak memperpanjang kontrak syuting Ikatan Cinta.
Seperti yang diketahui, pemeran Aldebaran ini dikisahkan pergi ke Ceko untuk mencari sosok wanita kembaran Andin.
Baca Juga: Sadar Diri, Rendy Kjaernett Pasrah Sulit Dimaafkan Lady Nayoan: Yang Saya Lakukan Parah
Tak hanya itu, narator juga membahas tentang kabar Amanda Manopo yang juga hengkang dari sinetron Cinta Tanpa Karena tak lama setelah Arya Saloka keluar dari Ikatan Cinta.
Namun hingga akhir video, tidak ada cuplikan yang mampu membuktikan klaim di atas. Foto yang digunakan pada thumbnail pun berasal dari salah satu adegan Aldebaran dan Andin dalam sinetron Ikatan Cinta.
Oleh karena itu, isi video di atas terbukti tidak sesuai dengan judul yang tertulis.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Arya Saloka dan Amanda Manopo terciduk liburan bareng setelah break syuting Ikatan Cinta merupakan berita bohong atau hoaks. Unggahan di atas dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan.
Catatan Redaksi: