Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo saat ini tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya, hukuman suami Putri Candrawathi itu berubah menjadi pidana seumur hidup, bukan hukuman mati. Hal tersebut membuat sejumlah orang penasaran dengan profil Ferdy Sambo.
Keputusan itu dibacakan oleh Mahkamah Agung pada Selasa (8/8/2023). Sebagaimana yang diketahui, sebelumnya Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J pada Juli 2022 lalu.
Menurut keterangan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan, insiden berdarah itu berawal dari Brigadir J yang bertugas sebagai sopir Putri Candrawathi terlihat memasuki kamar Ferdy Sambo dan menodongkan pistol ke kepala istri atasannya.
Bharada E atau Richard Eliezer yang saat itu bertugas sebagai pengawal mendengar Putri Candrawathi berteriak di kamar. Bharada E pun menghampiri mereka dan terjadilah baku tembak di antara keduanya.
Akibat peristiwa tersebut, Brigadir J tewas di tempat karena tertembus peluru dari senjata api milik Bharad E.
Lalu siapakah Ferdy Sambo yang menjadi atasan Brigadir J dan Bharada E? Berikut ini profil Ferdy Sambo yang dihimpun dari Suara.com:
Profil Ferdy Sambo:

Kehidupan pribadi Ferdy Sambo
Ferdy Sambo lahir pada 19 Februari 1973 di Barru, Sulawesi Selatan. Ia menikah dengan Putri Candrawathi yang memiliki gelar dokter gigi. Namun setelah menikah, Putri Candrawathi fokus untuk mengurus keluarganya.
Baca Juga: Tepat Malam Ini Eksekusi Mati Ferdy Sambo Akan Dilaksanakan, Benarkah?
Dari pernikahan tersebut, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dikaruniai empat orang anak yang masing-masing berusia 21 tahun, 17 tahun, 15 tahun, dan 1,5 tahun. Salah satu anaknya, Trisha Eungelica diketahui aktif menggunaan media sosial dan kerap membagikan momen kedua orang tuanya.
Putri Candrawathi sendiri diketahui merupakan seorang anak jenderal yang berasal dari Bali. Ia merupakan putri dari perwira TNI dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal.
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi merupakan teman satu sekolah dan saling mengenal sejak duduk di bangku SMP Negeri 6 Makassar pada 1988.
Di sisi lain, ayah Ferdy Sambo merupakan seorang Mayor Jenderal bernama Pieter Sambo. Sosok Mayjen Pieter Sambo disebut memiliki julukan polisi jujur pada masanya dan dekat dengan panglima ABRI di era Soeharto, yakni Jenderal LB Moerdani.
Namun, Mayjen Pieter Sambo meninggal dunia pada 2015 silam. Ia dimakamkan di Kelurahan Buntu Banara, Kecamatan Tikala, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.
![MA mengubah vonis Ferdy Sambo menjadi penjara seumur hidup. Dua hakim DO dalam sidang tertutup. [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/08/08/1-sidang-ferdy-sambo.jpg)
Karier Ferdy Sambo