Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan akhirnya sepakat untuk melanjutkan lagi pernikahan mereka yang sempat porak-poranda akibat kehadiran orang ketiga.
Keputusan ini pun menuai pro dan kontra hingga memunculkan dugaan bahwa semua hanya settingan. Meski begitu, sebagian warganet meyakini prahara yang terjadi memang nyata adanya, apalagi karena Rendy dan Lady sempat terlibat kecelakaan maut di tengah proses cerai mereka.
Perihal kecelakaan ini lah yang dibahas oleh Rendy dan Lady kala bertandang ke podcast dr Richard Lee. Rendy menegaskan bahwa hanya ada mereka berdua di dalam mobil, di mana dirinya lah yang menjadi pengemudi.
"Mau ke tengah dari jalur paling kanan, terus tiba-tiba kok setirnya kerasa miring, akhirnya gue coba ke kananin, tapi nggak bisa, akhirnya melintir ke kiri," ucap Rendy soal kronologi kecelakaan mereka, dikutip dari akun TikTok @namanyadia2, Jumat (18/8/2023).
Rendy mengaku masih sempat menyaksikan sejumlah peristiwa cepat yang terjadi dalam kecelakaan mereka, termasuk ketika mobil mereka semakin dekat dengan tembok beton pembatas jalan tol.
"Mobilnya udah gini (terbalik), gue udah lihat itu tembok pembatas tol makin deket, makin deket, gue cuma bilang, 'Ma, maafin, maaf'," tutur Rendy yang diiyakan oleh Lady.
"Karena sadarnya gini loh, yang bawa mobil tetep gue, walaupun itu di luar kendali tapi gue tetep, 'Aduh, gue takut ini dia, kan gue mau anter dia pulang'. (Rendy bilang) maaf, maaf, maaf, (terus) DAR! Hancur semua di depan muka," imbuhnya.
Rendy mengaku saat tersadar lagi, airbag mobil sudah menempel erat di wajahnya. Saat itulah dia masih sempat mendengar rintihan kesakitan Lady yang tadinya duduk di sebelahnya.
"Enggak kerasa sakit badan, terus denger suara Lady, 'Tuhan... Tuhan...' Masih denger suara dia, lihat dia, puji Tuhan sama sekali nggak ada darah, nggak ada apapun, tapi gue mikir pasti patah," kata Rendy.
Beruntung saat itu ada Pak Sujaja yang kemudian membantu, apalagi karena mobil disebut sudah berasap dan sewaktu-waktu bisa terbakar. Mereka pun berlomba dengan waktu untuk membuka pintu.
Sementara Lady mengaku nyawanya sudah di ujung saat itu, bahkan kilas baik kebersamaannya bersama sang anak sudah terlintas di kepalanya.
"Oh Tuhan ini sudah waktunya aku ya," ujar Lady. "Bertepatan dia minta maaf sama aku, tapi aku belum menjawab, aku nggak ada tenaga. Aku tinggal nunggu nyawa kapan keluar dari badan aku."