Arya Saloka dikabarkan membintangi film baru berjudul Gadis Tembakau yang kini telah tayang. Disebutkan pula bahwa film tersebut harus segera disaksikan sebelum dihapus.
Namun setelah dilakukan cek fakta terhadap kabar tersebut, informasi itu adalah disinformasi atau keliru. Faktanya, tidak ada kabar yang menyebut bahwa film Arya Saloka berjudul Gadis Tembakau harus segera ditonton sebelum dihapus.
Kabar beredarnya film itu sendiri disebarkan oleh kanal YouTube Ajudan Amanda Manopo yang mengunggah video berdurasi 1 menit 50 detik dengan judul "Tonton Sebelum Di Hapus!? Filem Terbaru Arya Saloka 'GADIS TEMBAKAU'!!"
Pada thumbnail terdapat potret Arya Saloka tengah bersalaman dengan seorang perempuan berkebaya. Hingga kini, video itu sendiri telah ditonton sebanyak lebih dari 2.600 penayangan.
Namun, bagaimana penjelasan mengenai klaim di atas?
![Benarkah film Arya berjudul Gadis Tembakau harus segera ditonton sebelum dihapus. [[YouTube/Ajudan Amanda Manopo]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/08/28/1-benarkah-film-arya-berjudul-gadis-tembakau-harus-segera-ditonton-sebelum-dihapus.jpg)
PENJELASAN:
Setelah menonton video tersebut, narator hanya menayangkan cuplikan teaser dari film baru yang dibintangi Arya Saloka itu. Tetapi, pengunggah video juga memasukkan potret Arya Saloka dan Amanda Manopo, di mana pemeran Andin tersebut sebenarnya tidak terlibat dalam film yang sama.
Di sisi lain, judul film tersebut salah. Yang benar adalah Gadis Kretek, bukan Gadis Tembakau sebagaimana yang tertera pada judul unggahan.
Dengan kata lain, kabar yang menyebut bahwa film Gadis Tembakau yang diperankan oleh Arya Saloka harus segera ditonton sebelum dihapus merupakan berita hoaks.
Baca Juga: Kalah Main Biliar, Raffi Ahmad Lepas Celana hingga Telanjang
Faktanya, film Gadis Kretek sendiri belum resmi ditayangkan di Indonesia.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].