KUA Kebayoran Baru, Jakarta membenarkan Indra Bekti dan Aldila Jelita sudah menikah kembali pada Jumat pekan lalu (25/8/2023). Keduanya sebelumnya resmi bercerai pada April 2023.
Kepala KUA Kebayoran Baru, Alwi Mutohar menunjukkan daftar pernikahan yang tertera nama Indra Bekti dan Aldila Jelita. Keduanya benar terdaftar menikah di Pave Bistro, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat lalu pukul 10.00 WIB.
"Kita hanya bisa publikasi jadwal pernikahan di hari Jumat. Siapa pun yang menikah di hari Jumat, memang boleh diumumkan karena itu hak publik," kata Alwi Mutohar saat ditemui di kantornya, Senin (28/8/2023).
Meski demikian Alwi tidak mau merinci apakah pernikahan yang jadwalnya tercantum dalam dokumen KUA sudah terlaksana atau tidak.
"Detailnya kita tidak bisa publikasi, karena memang kalau sudah menikah itu sudah jadi dokumen negara yang wajib dilindungi, yang tak terlaksana juga harus dilindungi," ujar Alwi.
"(Apakah Bekti dan Aldila sudah menikah lagi) silakan ambil kesimpulan sendiri," katanya menyambung.
Alwi Mutohar juga berujar tidak semua pernikahan yang didaftarkan ke KUA benar terlaksana. Ada beberapa pernikahan yang tidak terlaksana karena suatu alasan.
"Yang sudah terdaftar, tidak semua pasti terlaksana. Karena ada juga yang kadang setelah diteliti yang bersangkutan tidak sesuai dengan persyaratan, jadi (pernikahan) belum bisa dilaksanakan, ada yang ditunda atau ditolak dan seterusnya," katanya.
Di sisi lain kepala KUA itu juga tidak memberikan komentar soal pertentangan ibunda Aldila Jelita yang bisa menjadi alasan Bekti dan mantan istri gagal rujuk.
"Itu di luar kewenangan kita untuk jawab," imbuhnya.
Sebelumnya Indra Bekti membantah telah melangsungkan pernikahan dengan Aldila Jelita. Meski begitu, Bekti membenarkan kalau ia dan Dila akan rujuk dan kembali menggelar pernikahan.
Namun pada 25 Agustus lalu, di mana Bekti dan Dila dikabarkan menikah, presenter 45 tahun itu mengatakan kalau mereka baru dalam tahap merencanakan pernikahan.
Sementara itu, kabar pernikahan kedua Indra Bekti dan Aldila Jelita ditentang oleh ibunda Dila, Marjam Abdurahman. Menurut Marjam, Bekti telah melakukan sebuah kesalahan besar dan sangat fatal.
Ia merujuk pada kasus 2016 yang sempat ramai. Meski Marjam tidak menyebut kasus tersebut, namun diduga ada kaitannya dengan kasus kasus pelecehan seksual sejenis di tahun yang sama.