Trofi kemenangan yang diperoleh Vietnam usai mengalahkan Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 dikabarkan dicabut. Tak hanya itu, disebutkan bahwa pertandingan final Timnas Indonesia U-23 melawan Vietnam di Piala AFF pun harus diulang.
Tetapi setelah dilakukan cek fakta dan penelusuran, kabar yang menyebut bahwa trofi Piala AFF U-23 milik Vietnam dicabut merupakan disinformasi atau berita hoaks.
Informasi itu sendiri disebarkan oleh kanal YouTube Timnas Harapan TV yang mengunggah video berdurasi 3 menit 18 detik dengan judul "RESMI: AFF Di Tekan Pihak FIFA & AFC, TROFI PIALA AFF U-23 DICABUT LAGA FINAL DI ULANG?"
Pada thumbnail video terdapat keterangan dengan narasi yang berbunyi, "Trofi Piala AFF U-23 Vietnam Di Cabut, FIFA Datangi Presiden AFF Untuk Lakukan Hal Ini, Laga Indonesia VS Vietnam Resmi Di Ulang?"
Saat artikel ini ditulis, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 116.000 penayangan. Lantas, bagaimanakah penjelasannya?
![Benarkah trofi Piala AFF Vietnam dicabut. [[YouTube/Timnas Harapan TV]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/08/29/1-benarkah-trofi-piala-aff-vietnam-dicabut.jpg)
PENJELASAN:
Setelah menonton video tersebut, narator hanya berpendapat untuk mengutarakan keinginan publik agar trofi Piala AFF Vietnam dicabut.
Bahkan setelah ditelusuri melalui situs resmi, tidak ada pengumuman yang menyebutkan bahwa laga final Timnas Indonesia melawan Vietnam di Piala AFF U-23 harus diulang.
Indonesia pun masih menghormati keputusan tersebut meskipun berada di posisi runner up Piala AFF.
Baca Juga: Tutup Kolom Komentar Instagram, Foto Amanda Manopo Pamer Kamar Baru Jadi Sorotan
Dengan kata lain, informasi yang disajikan pada judul tidak sesuai dengan isi video. Kuat dugaan bahwa video tersebut hanya sebatas opini saja.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].