Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong dikabarkan resmi dipecat akibat tak pernah membuat skuad Garuda menang. Oleh sebab itu, PSSI dikabarkan telah menunjuk Indra Sjafri sebagai pelatih baru Timnas Indonesia U-23.
Tetapi, kabar pemecatan Shin Tae Yong tersebut merupakan disinformasi atau berita palsu. Setelah dilakukan cek fakta dan penelusuran, kabar yang menyebut bahwa PSSI memecat Shin Tae Yong dan merekrut Indra Sjafri merupakan berita tak berdasar dan hoaks.
Informasi itu sendiri disebarkan oleh kanal YouTube SPORT NEWS yang mengunggah video berdurasi 4 menit 37 detik dengan judul "TIDAK PERNAH JUARA!! SHIN TAE YONG RESMI DI PECAT DARI KURSI PELATIH TIMNAS DI GANTIKAN INDRA SJAFRI".
Dalam thumbnail video pun terdapat narasi serupa bahwa PSSI tidak memberikan toleransi lagi kepada Shin Tae Yong. Saat artikel ini ditulis, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 300 penayangan.
Lantas, bagaimanakah penjelasannya?
![Benarkah Shin Tae Yong dipecat PSSI dan digantikan Indra Sjafri. [[YouTube/SPORT NEWS]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/08/30/1-benarkah-shin-tae-yong-dipecat-pssi-dan-digantikan-indra-sjafri.jpg)
PENJELASAN:
Narator dalam video hanya menampilkan potongan rekaman Ketua Umum PSSI Erick Thohir membicarakan kontrak Shin Tae Yong.
Namun hingga akhir video, tak ada bukti valid bahwa Shin Tae Yong dipecat oleh PSSI dan digantikan Indra Sjafri.
Shin Tae Yong sendiri saat ini tengah fokus untuk persiapan babak kualifikasi Piala Asia U-23 2024 dan FIFA Matchday melawan Turkmenistan.
Baca Juga: Ahmad Dhani Ternyata Pernah Coba Pakai Ganja: Tapi Gue Nggak Cocok
Setelah ditelusuri melalui situs resmi PSSI pun tak ada pengumuman secara resmi terkait pemecatan Shin Tae Yong dan pergantian pelatih baru Indra Sjafri untuk Timnas Indonesia U-23.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].