Disinformasi berita tentang Indonesia gagal bergabung dengan EAFF, namun Vietnam sukses dikeluarkan dari keanggotaan.
Telah beredar kabar salah menyatakan bahwa PSSI beserta Timnas Indonesia yang dibawanya gagal bergabung dengan Federasi Bola Asia Timur atau EAFF. Akan tetapi ada kabar baik bahwa Vietnam dikeluarkan dari keanggotaan Federasi Bola ASEAN atau AFF.
Berita yang tidak benar ini beredar di kanal YouTube, atas nama akun Timnas Harapan TV yang mengunggah video berjudul "Bikin Kaget: EAAF Tolak Indonesia Gabung & Vietnam Di Keluarkan dari AFF".
Foto thumbnail adalah insert di sebelah kiri berdiri Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali dan Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha. Sebelah kanan adalah suasana rapat pengurus AFF dengan wajah dilingkari. Bagian tengah digambarkan sosok EAFF.
Kalimat penjelas foto thumbnail berbunyi, "Breaking News Indonesia Di Tolak Gabung EAFF Karena Alasan Ini Namun ada Kabar Baiknya, Presiden AFF Sudah Umumkan Vietnam Telah Dikeluarkan dari AFF".
Apakah ada kebenaran dalam video yang menjanjikan berita AFF mengeluarkan Vietnam dan Indonesia ditolak EAFF?
![Video salah (X) tentang EAFF tolak Indonesia dan Vietnam out dari AFF [[screenshot YouTube].]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/08/31/1-video-salah-x-tentang-eaff-tolak-indonesia-dan-vietnam-out-dari-aff.jpg)
CEK FAKTA
Tidak benar bahwa Indonesia, lewat PSSI keluar dari keanggotaan AFF serta akan bergabung dengan EAFF. Simak penjelasannya dalam artikel media kredibel, termasuk yang sudah diunggah Metro Suara.com di bawah ini, berupa capture:
![Pernyataan soal PSSI tidak keluar dari AFF oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang bisa dibaca di berbagai media valid termasuk Metro Suara.com [[screenshot Metro Suara.com].]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/02/1-pernyataan-soal-pssi-tidak-keluar-dari-aff-oleh-ketua-umum-pssi-erick-thohir-yang-bisa-dibaca-di-berbagai-media-valid-termasuk-metro-suaracom.jpg)
PENJELASAN
Metro Suara.com melakukan penelusuran dan hasilnya adalah:
* Cek foto
- Seluruh gambar yang ada di foto thumbnail tidak menunjukkan adanya event atau acara soal penolakan Indonesia di EAFF maupun pengeluaran Vietnam dari AFF.
- Untuk sosok wajah dilingkari juga tidak jelas maksud dan tujuan dari pembuat video ini.
* Cek judul dan kalimat penjelas thumbnail
- Kalimat penyerta di thumbnail foto sangat drama lagi tendensius, yaitu "Breaking News Indonesia Di Tolak Gabung EAFF Karena Alasan Ini Namun ada Kabar Baiknya, Presiden AFF Sudah Umumkan Vietnam Telah Dikeluarkan dari AFF". Mengesankan, tidak mengapa Indonesia ditolak, karena Vietnam juga mengalami hal serupa.
* Cek video
- Menit 0:19 narator membacakan "EAFF tolak halus Indonesia" kemudian disambut potongan video Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan kalimat "kita dipukul, diinjak" yang sengaja diberi teks tertulis tambahan di bawahnya sebagai penjelas.
Kalimat ini bukan terjadi atau menjadi tanggapan Erick Thohir atas final Piala AFF U-23 2023 melawan Timnas Vietnam. Akan tetapi terjadi dalam final sepak bola putra SEA Games 2023 antara Timnas Indonesia vs Thailand.
- Menit 0:26 adalah sambutan dari Presiden AFC Salman Bin Ibrahim Al-Khalifa tanpa dimasukkan suara asli melainkan voice over menyatakan "AFC tidak mau rugi Indonesia keluar ...".
Dari kalimat di judul, keterangan, serta cuplikan video menit peretama saja bisa disimpulkan bahwa video berjudul "Bikin Kaget: EAAF Tolak Indonesia Gabung & Vietnam Di Keluarkan dari AFF" memiliki konten menyesatkan atau misleading content.
Baca Juga: Keluarga Wasit AFF U-23 2023 Ikut Minta Maaf, Hiroki Kasahara Mengalami Musibah?
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].