Kabar bahagia datang dari Larissa Chou. Setelah dua tahun bercerai dengan Alvin Faiz, Larissa kembali membina biduk rumah tangga dengan Ikram Rosadi.
Namun sayang pernikahan keduanya diwarnai dengan beragam komentar negatif dari warganet yang terus mengait-ngaitkan Larissa dengan Alvin.
Selain itu, banyak juga warganet yang mempermasalahkan soal paras Ikram hingga latar belakangnya yang pernah tergabung dalam ormas Pemuda Pancasila.
Menyoal tentang pernikahan Larissa dan Ikram yang kini sedang menjadi perbincangan panas warganet, Denny Darko membeberkan beberapa terawangannya.
Dikutip dari kanal YouTube-nya, Denny mengujarkan bahwa Larissa dan Ikram saat ini masih dalam fase bulan madu. Namun, ada kemungkinan jika di momen ini akan diwarnai dengan masalah.
"Sekarang masih dalam fase bulan madu, tetapi masa lalu yang menghantui ini sangat mungkin untuk tiba-tiba hadir dan merusak bulan madu itu tadi," terangnya dikutip dari kanal YouTube Denny Darko pada Jumat (8/9/2023).
Denny lantas mewanti-wanti agar Ikram dan Larissa fokus dengan hubungan rumah tangganya saja sehingga bisa melalui fase-fase kritis dalam perjalanan pernikahannya dengan baik.
"Pastikan hati-hati dan fokus kepada pasangan kalian saja. Jika fase kritis ini terlewati maka sebenarnya saya katakan semua menikah dengan Ikram ini adalah pernikahan yang terakhir," papar Denny.
Lebih lanjut Denny mengujarkan bahwa jika Ikram dan Larissa salah mengambil langkah dalam menyelesaikan permasalahan rumah tangganya, ikatan perkawinan keduanya yang kemudian menjadi pertaruhan dalam beberapa bulan mendatang.
Baca Juga: Astra Akselerasi Pendidikan di Serambi Ibu Kota Negara Nusantara
"Tapi jika ternyata mereka keliru menghadapi apa yang terjadi, dalam beberapa bulan ke depan perpisahan bukan sesuatu yang mustahil," terang Denny.
Denny menambahkan bahwa hubungan Larissa dan Ikram bisa bertambah harmonis dan bahkan bisa menyelamatkan rumah tangganya dari ambang kehancuran jika keduanya memiliki anak.
"Memiliki anak segera mungkin akan menyelamatkan rumah tangga mereka dari kehancuran," pungkasnya.