Pernyataan bakal calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto soal Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan suka bersedekah menuai sorotan dari banyak pihak.
Hal tersebut bermula saat Prabowo diminta menanggapi kabar Zulkifli Hasan yang bagi-bagi uang Rp50 ribu ke warga di perkampungan nelayan.
Prabowo lantas menyebut jika penyebab Zulkifli Hasan memberikan sejumlah uang tersebut kepada warga karena sifat dermawannya. Ia mengklaim rekan koalisinya itu tak memiliki kepentingan politik saat bagi-bagi uang.
"Pak Zulkifli tidak nyapres, tidak nyagup, tidak nyaleg, tidak nyabut. Dia tidak mau jadi kepala desa pun. Jadi dia orang yang suka sedekah," kata Prabowo saat menghadiri acara Mata Najwa: 3 Bacapres Bicara Gagasan yang digelar di Universitas Gajah Mada pada Selasa (20/9/2023).
Pernyataan yang dilontarkan oleh Prabowo ini rupanya memancing politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul untuk berkomentar. Ia melemparkan sindiran kepada Prabowo melalui akun X miliknya.
"Sudah salah eh masih dibela, memalukan serta menjijikkan. Yang gini mau jadi presiden RI, mau dibawa ke mana ini Negara Republik Indonesia tercinta," tulis Ruhut dikutip Rabu (20/9/2023).
Unggahan yang ditulis oleh anak buah Megawati Soekarnoputri ini sontak saja menuai beragam tanggapan dari para warganet.
"Hahaha ahli bersilat lidah. Semoga nggak nyaleg. Zaman sekarang banyak bapak yang mati-matian demi anaknya dapat jabatan," komentar warganet.
"Kelakuannya sama, nggak berubah. Kalau kepepet joget robot. Sudahlah opa, stop ambisimu," imbuh yang lain.
Baca Juga: GMC Kalbar Gelar Pelatihan Seni Ukir Kayu untuk Asah Kemampuan Para Pemuda
Selain beberapa komentar di atas, tak sedikit warganet yang justru balik menyinyiri Ruhut.
"Ngoceh aja nih Ruhut. Biar dapat jabatan dari nenek banteng ya kalau nyerangnya rada kencengan dikit," ujar warganet.
"Kasihan sekolah tinggi-tinggi, malang-melintang di dunia politik ujung-ujungnya menjabat sebagai buzzer receh," timpal lainnya.
"Ruhut ini mah apa atuh? Dulu di PD ngata-ngatain PDIP, sekarang di PDIP ngata-ngatain PD. Ah dasar sama aja orang politik mah," komentar warganet lainnya lagi.