metro

Dicurhati Cak Imin sampai Nangis, Politisi Senior PDIP Buka-bukaan: Dia Tak Hormati Gus Dur

Metro Suara.Com
Kamis, 21 September 2023 | 11:33 WIB
Dicurhati Cak Imin sampai Nangis, Politisi Senior PDIP Buka-bukaan: Dia Tak Hormati Gus Dur
Politikus senior PDIP Panda Nababan (YouTube)

Politisi senior PDIP Panda Nababan menceritakan soal tabiat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang ia sebut tak menghormati Abdurrahman Wahid atau Gus Dur

Anggapan Panda muncul usai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu pernah datang padanya sambil curhat hingga menangis. 

"Terjadi gejolak dalam internal mereka [PKB] sepertinya ada usaha untuk menyingkirkan Gus Dur dan dianggap yang memotori adalah Muhaimin, dan kemudian Gus Dur bereaksi Muhaimin perlu disingkirkan," ujar Panda Nababan dalam perbincangan di Total Politik. 

"Dalam kondisi itu lah Muhaimin curhat ke saya sambil menangis, aku bilang lap air matamu aku bilang dalam poitik kau harus pandai main selancar, kedudukan di wakil ketua DPR juga cukup kuat," imbuhnya. 

Bukanya langsung percaya dengan curhatan Cak Imin, Panda sebaliknya malah bertanya langsung pada orang terdekat PKB kala itu yakni Mahfud MD. 

Kepada Mahfud MD, Panda menceritakan bahwa Cak Imin datang padanya sambil menangis dan mengaku ditindas di PKB. Mendengar penyataan Panda, Mahfud malah meminta politisi PDIP itu tak perlu mempercayai Cak Imin. 

"Mahfud bilang ah enggak usah percaya sama dia [Muhaimin]. Dia enggak ada moralitas, Dia enggak hargai Gus Dur," ujar Panda menirukan peryataan Mahfud MD. 

"Di situ aku nilai dia [Muhaimin] tak ada hormatnya terhadap Gus Dur," tandasnya.

Kisah Gus Dur 'Dijegal' Cak Imin

Baca Juga: Terseret Kasus Bullying, Kim Hieora Tetap Ingin Selesaikan Musikal 'FRIDA'

Gus Dur menjadi salah satu sosok pendiri PKB, namun dirinya malah disebut-sebut disingkirkan oleh keponakannya sendiri, Cak Imin. 

Menurut cerita mantan ajudan Gus Dur Priyo Sambadha, pada tahun 2005, Muktamar PKB di Semarang menentukan bahwa Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjadi Ketua Umum PKB. Sementara Gus Dur duduk menjadi Ketua Dewan Syura.

Hingga kemudian menjelang tahun 2009, partai itu bergejolak menjadi dua kubu. Hal ini berawal dari Cak Imin yang dicopot jabatannya karena dianggap 'bermain-main' dengan 'istana' pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY.

Tak terima, Cak imin dan pendukungnya memberi gugatan pada Gus Dur ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Cak Imin yang juga keponakan Gus Dur membuat muktamar luar biasa atau MLB tandingan dan mendaftarkan dia dan kubunya ke Kemenkumham sebagai pengurus resmi PKB.

"Dua atau tiga hari kemudian ternyata perlawanan dari mas Muahaimin dia melakukan juga muktamar luar biasa di hotel," ujar Priyo dalam kanal YouTube Total Politik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI