Timnas Indonesia dibuat tidak berdaya di bawah kakinya. Inilah profil pemain asal Taiwan yang menerapkan strategi defensif.
Tidak selamanya agresif jadi keren, defensif dan memilih serangan malah lebih bermanfaat. Inilah bagian dari strategi yang diterapkan melawan Timnas Indonesia U-24 atau Garuda Muda di Kualifikai Grup F Asian Games 2023. Taiwan tampil disiplin dan bisa bikin gol tunggal yang dicetak Wen-Yen Chin.
Dikutip dari kanal Bola Suara.com, Wen-Yen Chin tak pelak menjadi pahlawan kemenangan timnya atas Timnas Indonesia U-24 dalam matchday kedua Grup F sepak bola putra Asian Games 2022.
Bila beberapa media negara tetangga ikut syok karena Timnas Indonesia ditekuk Taiwan, mari beri kesempatan pula untuk kaget atas penampilan Wen-Yen Chin. Pasalnya, sebagaimana dikutip dari Transfermarkt, harga transfer atau nilai pasaran Wen-Yen Chin sangat murah. Yaitu ada di kisaran Rp 434 juta saja per 18 Juli 2023, atau masih lebih mahal harga rumah tipe 46 di Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya, termasuk Jabodetabek.
![Wen-Yen Chin(16) dalam laga Timnas Indonesia vs Taiwan di Asian Games 2022 [[NOC Indonesia//Naif AlAs]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/23/2-winger-timnas-indonesia-u-24-ramai-rumakiek.jpg)
Sehingga bila dibandingkan harga transfer pemain Timnas Indonesia U-24 terasa begitu murah. Taruhlah bila dibandingkan bek kiri kita, Haykal Alhafiz yang memiliki kisaran Rp 1,3 miliar. Atau bila harga pasaran Wen-Yen Chin dibandingkan dengan harga rumah seken di Tangerang Selatan yang berkisar Rp 700 juta ke atas, serta rumah baru di kawasan sama mencapai Rp 500 jutaan ke atas.
Wen-Yen Chin mencetak gol pada menit ke-47, mengatasi penampilan dominan Timnas Indonesia U-24. Ingin menggambarkan laga ini David vs Goliath? Mungkin bisa saja, ketenangan memberikan aksen terhadap penampilan dominan.
Kemenangan Taiwan ini terasa pedih, bila disandingkan dengan penampilan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 pada pertengahan September 2023 saat kita unggul pesta gol sampai 9-0. Ibaratnya terlalu kenyang, meski namanya haus gol sebuah keharusan bagi sebuah tim bola.
Untuk Asian Games 2022 Tiongkok, saat ini Taiwan untuk sementara menduduki posisi dua Grup F dengan koleksi tiga poin dan selisih gol -1. Sedihnya, posisi ini di atas Timnas Indonesia yang mengantongi tiga poin dan selisih gol +1 karena unggul head to head.
Wen-Yen Chin adalah pesepakbola asal Ilha de Formosa, nama Taiwan saat ditemukan para pelaut Portugis ratusan tahun silam. Lahir 30 Mei 2000, dan berusia 23 tahun.
Sebelum bergabung dalam Timnas Taiwan U-24 dalam Asian Games 2022, Wen-Yen Chin termasuk dalam skuad U-19 dan secara profesional bermain di bawah bendera Taipei Dragons, salah satu klub yang bermarkas di ibu kota negara pulau berbentuk selembar daun itu.
Uniknya, selain bermain sebagai bek kiri, Wen-Yen Chin juga bisa beraksi multiposisi. Seperti gelandang kiri dan bek tengah.
Pemain dari klub profesional divisi teratas Liga Taiwan ini aslinya bukan striker, sehingga pencapaiannya merobek gawang Timnas Indonesia terasa makin istimewa.
Berikut sekilas profil dan biodata Wen-Yen Chin
Nama: Wen-Yen Chin
Lahir: Taipei, 30 Mei 2000
Postur: 173 cm
Nomor punggung: 16
Klub profesional: Taipei Dragons (berdiri 2021)
Sponsor tim: Pemerintah Kota Taipei (sebelumnya tim bernama Taipei Deva Dragons)
Posisi: multi, gelandang dan bek