Direktur Eksekutif Indostategic Ahmad Khoirul Umam menyoroti bergabungnya Kaesang Pangarep ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Ia menilai jika langkah yang diambil oleh Kaesang itu menandakan adanya hubungan yang kurang harmonis antara Presiden Joko Widodo alias Jokowi dengan PDI Perjuangan.
"Keputusan dari Kaesang untuk masuk partai di luar PDIP dan tentu atas sepengetahuan dan restu dari Presiden Jokowi yang juga ayahandanya sendiri, sebenarnya menegaskan kembali bahwa ada situasi yang tidak baik-baik saja antara hubungan PDIP dengan Presiden Jokowi," kata Khoirul Umam dikutip dari tayangan kanal YouTube KOMPASTV pada Minggu (24/9/2023).
Khoirul Umam lantas menjelaskan, jika Jokowi memiliki hubungan yang baik dengan PDIP, besar kemungkinan Kaesang akan berlabuh ke partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut.
"Tentu kalau misal kemudian komunikasi tidak ada hambatan, tidak ada gap di dalam proses dialektika antara PDIP dengan Pak Jokowi, besar kemungkinan Kaesang tetap di arahkan masuk ke dalam PDIP itu sendiri," beber Khoirul Umam.
Sebagai informasi, Kaesang resmi menjadi kader PSI pada Sabtu (23/9/2023). Ia juga telah menerima friendship card atau kartu tanda anggota (KTA) PSI.
Dalam KTA yang dicetak versi besar itu, terdapat logo PSI, nama Kaesang Pangarep, dan nomor anggota S317420230151515.
Dalam penyerahan KTA yang digelar di kediaman Kaesang di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo itu, Kaesang didampingi sang istri, Erina Gudono.
Adapun elite PSI yang hadir dalam penyerahan KTA itu antara lain Ketua Dewan Pembina PSI Jeffry Geovani, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie, Sekwan Pembina PSI Raja Juli Antoni, Ketua Umum Giring Ganesha, dan Sekjen PSI Isyana Bagoes Oka.
Baca Juga: Yuki Kato Diperiksa Polisi-Dicecar 23 Pertanyaan Terkait Promosi Judi Online