Kekalahan Timnas Indonesia U-24 dari Taiwan di babak penyisihan Grup F cabang olahraga sepak bola Asian Games 2022 di China pada pekan lalu rupanya menjadi berkah alih-alih kutukan.
Berkat kekalahan itu, Timnas Indonesia lolos ke babak 16 besar sebagai satu dari 4 tim urutan tiga terbaik dari fase grup. Ini berbanding terbalik dengan keluhan Pelatih Timnas Indra Sjafri yang sebelumnya mengatakan Indonesia dalam posisi sulit usai kalah dari Taiwan.
Mengapa justru jadi berkah? Begini ceritanya:
Di penyisihan Grup F, Indonesia hanya berhasil meraih satu kemenangan. Yakni saat dengan gemilang mengalahkan Kirgistan dengan skor 2-0 di laga pembukaan fase grup.
Setelah itu, Indonesia berturut-turut kalah dari Taiwan dengan skor 1-0 dan sore tadi kalah lagi dari Korut dengan skor 0-1. Dengan hasil ini Indonesia meraih poin 3 dan catatan selisih gol 0 (mencetak 2 gol dan kebobolan 2 gol).
Adapun tim yang berhak lolos ke babak 16 besar Asian Games adalah juara grup, runner up dan 4 tim peringkat tiga terbaik. Indonesia lolos dari kategori yang terakhir ini.
Indonesia lolos sebagai salah satu peringkat tiga terbaik karena mengoleksi poin 3 dan catatan selisih gol 1. Kok bisa?
Seperti diketahui, fase penyisihan grup cabor sepak bola Asia Games diikuti oleh 21 negara yang dibagi dalam 6 grup. Grup B hanya berisi dua negara (Uzbekistan dan Hong Kong) sementara Grup C dihuni tiga negara (Jepang, Palestina dan Qatar).
Karena Grup B dan C berisi tim kurang dari 4 seperti empat grup lainnya, maka dalam mencari peringkat tiga terbaik poin dan gol yang digunakan tidak akan menghitung hasil pertandingan tim peringkat ketiga dengan penghuni dasar klasemen grup.
Baca Juga: Kalah dari Korut, Timnas Indonesia Lolos ke 16 Besar Asian Games Dahului Vietnam
Dalam kasus Timnas, hasil pertandingan melawan Taiwan - penghuni dasar klaseme Grup F - tidak dihitung. Artinya Indonesia tetap dihitung memiliki poin 3, hanya sekali kalah melawan Korut dan memiliki selisih gol 1 alih-alih 0 karena gol Taiwan ke gawang Indonesia sudah diabaikan.
Bandingkan misalnya dengan Vietnam yang hanya menang atas Mongolia yang kini berada di dasar klasemen Grup B. Saat perhitungan peringkat ketiga terbaik, kemenangan dan gol Vietnam atas Mongolia akan diabaikan.
Vietnam sendiri sudah kalah dari Iran dengan skor 4-0 dan sampai berita ini diterbitkan, masih tertinggal 0-1 dari Arab Saudi.
Saat ini masih ada setidaknya 4 tim yang memperebutkan tiga tempat urutan ketiga terbaik. Mereka adalah Vietnam, Thailand, Myanmar dan Qatar.
Dengan demikian, meski tak disengaja, kekalahan Indonesia dari Taiwan justru membawa keberuntungan karena tidak dihitung dalam perebutan tim peringkat tiga terbaik. Tentu akan lain ceritanya jika Indonesia kalah dari Kirgistan dan hanya menang dari Taiwan.