Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan

M Nurhadi

Selasa, 10 Februari 2026 | 10:49 WIB
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
Ilustrasi Facebook. (Pexels/Tobias Dziuba)
baca 10 detik
  • Persidangan gugatan terhadap Meta dan YouTube dimulai di California pada Senin (9/2/2026) terkait desain produk adiktif.
  • Penggugat menuntut ganti rugi karena desain platform diduga menyebabkan kecanduan, depresi, dan pemikiran bunuh diri sejak usia dini.
  • Hasil kasus ini krusial, berpotensi membuka pintu bagi ribuan gugatan serupa terhadap platform media sosial besar lainnya.

Suara.com - Raksasa teknologi dunia, Meta Platforms dan YouTube, kini tengah berada di bawah pengawasan ketat hukum Amerika Serikat.

Dalam persidangan yang dimulai di California pada Senin (9/2/2026) waktu setempat, pengacara dari seorang wanita muda menggugat kedua perusahaan tersebut dengan tuduhan bahwa mereka sengaja merancang produk yang membuat anak-anak kecanduan.

Kasus ini menjadi ujian krusial bagi industri "Big Tech" untuk membuktikan apakah platform media sosial dapat dimintai pertanggungjawaban secara hukum atas dampak dari desain aplikasi mereka terhadap pengguna.

Penggugat adalah seorang wanita berusia 20 tahun yang diidentifikasi sebagai Kaley G.M. Ia menggugat Meta (induk perusahaan Facebook dan Instagram) serta Google (pemilik YouTube) karena merasa terjebak dalam pusaran media sosial sejak usia dini.

Kuasa hukum Kaley, Mark Lanier, menyatakan di hadapan juri bahwa dokumen internal perusahaan membuktikan adanya niat sengaja di balik fitur-fitur yang ada.

"Perusahaan-perusahaan ini membangun mesin yang dirancang untuk memicu kecanduan pada otak anak-anak, dan mereka melakukannya dengan sengaja," tegas Lanier.

Kaley mengklaim bahwa kecanduan terhadap aplikasi tersebut memicu depresi berat dan pemikiran untuk mengakhiri hidup. Ia menuntut ganti rugi atas kelalaian perusahaan dalam memberikan peringatan terkait risiko kesehatan mental serta kegagalan dalam merancang fitur yang aman bagi remaja.

Di sisi lain, Meta dan YouTube membantah keras tuduhan tersebut. Dalam pembelaannya, mereka berencana menyoroti faktor-faktor lain dalam kehidupan pribadi penggugat yang mungkin memengaruhi kesehatan mentalnya.

Selain itu, mereka akan memaparkan berbagai upaya yang telah dilakukan perusahaan untuk meningkatkan keamanan bagi pengguna muda.

baca juga

Dilainsir via Reuters, Hakim Pengadilan Tinggi Los Angeles, Carolyn Kuhl, telah menginstruksikan para juri bahwa perusahaan tidak dapat disalahkan atas konten yang diunggah oleh pihak ketiga.

Fokus persidangan ini secara spesifik hanya akan menguji apakah desain dan pengoperasian platform itu sendiri yang menyebabkan kerugian.

Selama ini, undang-undang AS cenderung melindungi perusahaan internet dari tanggung jawab atas konten pengguna.

Namun, jika juri dalam kasus Kaley menolak pembelaan tersebut, hal ini akan membuka celah bagi ribuan gugatan serupa di seluruh negeri.

Persidangan ini diperkirakan akan berlangsung hingga Maret mendatang, di mana CEO Meta, Mark Zuckerberg, dijadwalkan hadir sebagai saksi. Sementara itu, platform lain seperti TikTok dan Snap dilaporkan telah memilih untuk berdamai dengan Kaley sebelum persidangan dimulai.

Gelombang tuntutan hukum ini bukan tanpa alasan. Selain kasus perorangan, Meta dan Google menghadapi lebih dari 2.300 gugatan serupa dari orang tua, distrik sekolah, hingga jaksa agung negara bagian di pengadilan federal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Google Spil Tiga Jenis Kemitraan dengan Media di HPN 2026, Apa Saja?

Google Spil Tiga Jenis Kemitraan dengan Media di HPN 2026, Apa Saja?

News | Minggu, 08 Februari 2026 | 21:39 WIB

Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang

Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 23:50 WIB

Toko Pensil yang Menggambar Masa Depan

Toko Pensil yang Menggambar Masa Depan

Your Say | Kamis, 05 Februari 2026 | 21:15 WIB

Bongkar Borok Korupsi Chromebook, Saksi Sebut Ada 'Jatah' Keuntungan 30 Persen dari Google

Bongkar Borok Korupsi Chromebook, Saksi Sebut Ada 'Jatah' Keuntungan 30 Persen dari Google

News | Senin, 19 Januari 2026 | 18:36 WIB

Geger Dugaan Kebocoran Data Instagram, Komdigi Panggil Meta: "Keamanan Data Adalah Harga Mati!"

Geger Dugaan Kebocoran Data Instagram, Komdigi Panggil Meta: "Keamanan Data Adalah Harga Mati!"

Tekno | Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:55 WIB

Volvo EX60 Siap Debut: Terintegrasi Google Gemini, Jarak Tempuh 810 KM

Volvo EX60 Siap Debut: Terintegrasi Google Gemini, Jarak Tempuh 810 KM

Otomotif | Jum'at, 16 Januari 2026 | 20:35 WIB

Terkini

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×