Selagi Timnas Indonesia kelompok umur lebih tinggi berjibaku dengan Asian Games dan Final Piala Dunia, adik-adiknya mematangkan performa.
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI tengah sibuk luar biasa saat-saat ini. Setelah menerbangkan Ramadhan Sananta untuk mengisi slot pemain di 16 besar Asian Games 2022 Tiongkok kelas beregu sepak bola putra U-24, juga mempersiapkan Timnas U-23 untuk Piala Dunia 2026, ada lagi Timnas U-17 yang bakal terjun di negara sendiri sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023.
Dikutip dari kantor berita Antara, Timnas Indonesia U-17 bala segera brlaga versus tim akademi klub divisi kedua Bundesliga, yaitu TSV Meerbusch. Inilah pertandingan uji coba perdana selama mereka dikirim Training Centre atau pemusatan latihan di Jerman.
"Rencananya kami akan melawan TSV Meerbusch U-17 pada Rabu (27/9/2023),” jelas Bima Sakti, pelatih Timnas Indonesia U-17.
Saat ini Timnas Indonesia U-17 dalam kondisi baik, serta terus memantapkan taktik dan strategi menyerang.
![Bima Sakti, pelatih Timnas Indonesia U-17 [(pssi.org)]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/06/24/1-pelatih-timnas-indonesia-u-16-bima-sakti-pssiorg.jpg)
"Kita banyak latihan menyerang selama seminggu ini, untuk minggu depan kita akan mantapkan satu lawan satu dan bagaimana satu lawan satu butuh support dari pemain gelandang," kata Coach Bima Sakti.
Pelatih alumni tim Primavera ini menyatakan terus melakukan evaluasi perkembangan anak-anak asuhnya dan belajar sepak bola modern dari Jerman.
"Tujuannya mengevaluasi tim selama kami latihan di Jerman. Dari situ kami bisa mengetahui kelemahan dan kekurangan kami serta kelebihan yang harus dipertahankan atau bahkan diperkuat lagi," tandasnya seraya mengatakan saat ini para pemain dalam kondisi fisik yang bagus dan telah beradaptasi dengan cuaca dan lingkungan di Jerman.
"Saya senang anak-anak bisa beradaptasi cepat dengan lingkungan di sini, terutama dinginnya udara dan cuaca di Jerman," pungkas Bima Sakti.