Klub Serie A Italia, AC Milan pada Rabu (27/9/2023) mengucapkan selamat merayakan Maulid Nabi Muhammad di Twitter kepada para penggemarnya yang beragama Islam.
Ucapan selamat AC Milan itu justru memicu perdebatan antara para penggemar sendiri di kolom komentar. Debatnya sendiri klasik, soal boleh atau tidaknya umat Islam merayakan maulid atau ulang tahun Nabi Muhammad.
"Selamat Maulid Nabi untuk semua penggemar Muslim kami yang merayakan," tulis AC Milan di Twitter.
Sejak diunggah pada Rabu sore, cuitan itu sudah di-retweet lebih dari 1600 kali, dikomentari 114 kali, disukai lebih dari 5200 kali dan disaksikan 161.500 kali.
Kolom komentar di cuitan itu sendiri ramai dengan ucapan terima kasih umat Muslim kepada AC Milan atas ucapan tersebut.
"Thank you, Forza Milan," komentar seorang pengguna Twitter.
"Thanks," timpal yang lain.
"Alhamdulillah," tambah pengguna lain.
Tetapi tak kalah ramai perdebatan soal apakah boleh merayakan maulid atau tidak.
"Bid'ah, Min," tuli salah satu pengguna Twitter yang tampaknya berasal dari Indonesia.
"Tidak boleh merayakannya. Muslim tidak merayakan ulang tahun Nabi," protes yang lain dalam bahasa Inggris.
"Islam yang sesungguhnya tidak merayakan maulid, kami hanya merayakan Idul Fitri dan Idul Adha," imbuh yang lain.
Di Indonesia sendiri Maulid Nabi Muhammad akan dirayakan besok, Kamis (28/9/2023).