Sampai saat ini Ganjar Pranowo belum mendeklarasikan bacawapres yang akan mendampinginya di Pemilu 2024. PDI Perjuangan mengklaim masih menggodok bersama partai koalisi, meski publik juga ramai-ramai berspekulasi pihak Ganjar menunggu putusan Mahkamah Konstitusi soal batas minimal umur capres-cawapres.
Untuk informasi, MK sedang menimbang wacana menurunkan batas minimal umur capres-cawapres ke 35 tahun. Hal ini disebut-sebut menjadi jalan masuk untuk Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, bisa ikut berkompetisi di Pilpres 2024.
Lantas apakah ini berarti pihak Ganjar juga bersiap-siap untuk menjadikan Gibran bacawapres? Dikutip dari kanal YouTube Liputan6, eks Gubernur Jawa Tengah itu menegaskan bahwa putusan MK nanti tidak hanya berdampak kepada Gibran.
“Agak keliru kayaknya kalau batasan umur itu miliknya Mas Gibran saja. Begitu batasan umur itu (diturunkan), makin terbuka anak muda banyak sekali,” ujar Ganjar, dikutip pada Sabtu (30/9/2023).
“Mas Gibran salah satunya, salah yang lain mungkin wartawan, pengusaha, ada politisi muda. Ada banyak lagi. Jadi kalau saya memaknai putusan MK apapun nantinya mesti diterjemahkan tidak untuk satu orang. Kalau hari ini seolah-olah hanya untuk satu orang, pasti seluruh publik Indonesia akan curiga,” sambungnya.
Baca Juga: Budiman Sudjatmiko Ngaku-ngaku Orang PDIP, Langsung Diskakmat Gibran: Oh Nggak Jadi Dipecat?
Namun Ganjar tidak menampik jika putusan MK nantinya akan mengubah panggung kontestasi Pilpres 2024. “Maka pasti seluruh partai sudah membuat kalkulasi soal itu,” beber Ganjar.
Di sisi lain, ada beberapa nama yang digadang-gadang bisa mendampingi Ganjar di Pilpres 2024. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto sempat melempar kode bahwa bisa jadi cawapres Ganjar nanti adalah seorang wanita.
“Terkait dengan pengumuman, tunggu tanggal mainnya. Bisa mendekati saat-saat pendaftaran, bisa juga jauh sebelumnya,” jelas Hasto, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.