Film dokumenter Netflix berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso yang membahas kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin sukses menyita perhatian publik.
Kasus kopi sianida yang dilakukan Jessica Wongso pada Mirna Salihin ini kemudian membuat sang pelaku dipenjara selama 20 tahun sejak Oktober 2016 lalu.
Pengacara Jessica Wongso, Hidayat Bostam pun mengungkapkan kondisi terbaru kliennya selama mendekam di penjara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Pondok Bambu, Jakarta Timur.
"Jessica saat ini baik, punya aktivitas, sehat, murah senyum," kata Hidayat Bostam di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dikutip Minggu (15/10/2023).
Selama menjadi warga binaan, Hidayat mengatakan kalau Jessica juga mengikuti kegiatan yang diatur di lapas.
Contohnya, Jessica Wongso kerap membuat kerajinan tangan seperti tas hingga tempat tisu.
"Karena dia sudah menjadi warga binaan, dia harus ikuti aturan yang ada di lapas, ada program. Kalau sudah jadi warga binaan, dia dapat program pekerjaan harian. Artinya dia bikin anyaman, merajut. Dia bikin tas-tas kecil, tas besar, tempat tisu," beber dia.
Kendati nyaman di lapas, Hidayat menyebut kalau Jessica Wongso menderita karena dia tidak bersalah di kasus kopi sianida yang membunuh Wayan Mirna Salihin.
"Jessica merasa aman dan nyaman di lapas, tetapi hatinya menderita ya, dikarenakan dia tidak bersalah," tandasnya.
Baca Juga: Jelang Cerai, Rumah Inara Rusli dan Virgoun Ikut Diperiksa Pengadilan