Timnas Indonesia kembali menang dengan skor 6-0 pada leg kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat melawan Brunei Darussalam pada Selasa (17/20/2023) di Stadion Sultan Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan.
Dalam momen tersebut, warganet menyoroti sejumlah pemain Timnas Indonesia, salah satunya adalah Pratama Arhan yang kedapatan bertukar jersey miliknya dengan pemain Brunei Darussalam bernomor punggung 17, Hakeme Yazid Said.
Dalam video yang diposting oleh akun TikTok @pinkberrieez, terlihat Pratama Arhan bersama anggota Timnas Indonesia lainnya berjalan menuju tepi lapangan usai pertandingan berakhir.
Suami Azizah Salsha itu kemudian dihampiri oleh Hakeme Yazid Said yang langsung melepas jersey kuning miliknya. Melihat hal itu, Pratama Arhan melakukan hal serupa. Keduanya kemudian saling bertukar jersey.
Lantas, apa maksud dari tukar jersey antar pemain tersebut?
Rupanya bertukar jersey di akhir pertandingan sepak bola adalah hal yang biasa di era seperti sekarang ini. Bertukar jersey bisa menjadi tanda hormat, sportivitas, atau bahkan kekaguman pada pemain lawan.
Dengan kata lain, bertukar jersey adalah bentuk penghormatan atas keterampilan bermain pemain yang dinilai baik.
Tradisi tukar jersey ini sendiri dimulai pada 1931 ketika Perancis mengalahkan Inggris untuk pertama kalinya. Penggawa Perancis kala itu sangat senang, sehingga ia bertanya kepada para pemain Inggris apakah mereka dapat memiliki jersey yang dikenakan sebagai kenang-kenangan.
Postingan itu kemudian menuai beragam komentar dari warganet. Sejumlah warganet menyoroti bagaimana Pratama Arhan bertukar jersey dengan Hakeme Yazid Said.
"Kenapa tukeran baju ya hehe pemain Brunei ngefans sama Arhan kah," tulis akun @au*********
"Masya Allah dari sekian banyak pemain, Arhan yang dipilih buat tukeran," komentar @mi**********
"Eh itu pemain Brunei duluan ya yang minta tukeran baju sama Arhan," tambah @to********
"Pemain Brunei aja ngefans loh sama Arhan," timpal @ne*******