Sekarang jangan lagi ada keheranan bila mendengar Sandy Walsh fasih menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Beberapa saat lalu, salah satu pemain Timnas Indonesia, Sandy Walsh mendapat challenge atau kuis tebak gambar. Yaitu wajah-wajah para pesepakbola dunia saat masih berusia belia. Ada satu yang ia lupa dan ia menunjuk jidat sendiri sembari menyatakan, "Tolol" disambung tawa.
Disimak Metro Suara.com dari unggahan Garuda National Team di media sosial TikTok ada sejarahnya mengapa ia fasih mengucapkan kata ini, selain banyak sekali kosakata yang sudah ia gunakan dalam percakapan. Utamanya bila diwawancarai jurnalis Indonesia, serta bertemu penggemar asal Tanah Air.
"Memang, saya ambil les Bahasa Indonesia di Belgia, tempat saya bermukim saat ini," papar pemain banderol Rp 34,75 miliar yang bermain bola pro di KV Mechelen, Belgia.
"Akan tetapi, kata pertama Bahasa Indonesia saya dengar dari Oma. Beliau mengatakan "tolol". Nah, saat belajar di tempat les, saya dapati kata yang mirip, "tolong", artinya membantu. Namun setelah saya ingat-ingat kembali, beliau bukan bilang tolong namun "Sandy tolol"," ungkapnya tersenyum.
Dari situlah ia memahami, hanya beda huruf di belakang, sebuah kata bisa memiliki arti sama sekali berbeda. Dan baginya menarik, karena membantunya cepat memahami berbagai kosakata Bahasa Indonesia.
Jadi, sekarang penggemarnya tidak perlu heran, bila bek kanan bernama lengkap Sandy Henny Walsh ini fasih menyanyikan lagu kebangsaan "Indonesia Raya". Pasalnya ia belajar dari hati, dan pastinya ingin membuat Sang Oma bangga di atas sana.
![Jordi Amat (kiri) dan Sandy Walsh saat resmi menjadi WNI [[ANTARA/Michael Siahaan]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/03/25/1-jordi-amat-sandy-walsh.jpg)
Sedekat itulah perasaannya kepada Tanah Air, sehingga saat ditanya beberapa saat lalu ingin dipasang Coach Shin Tae-yong di mana, ia menyatakan, "Posisi mana saja, yang penting mendukung Timnas Indonesia."
Baginya, bermain di Timnas Indonesia seru. Utamanya setelah turun berlaga bersama rekan-rekannya, mengingat penantian Sandy Walsh agar bisa turut membawa nama Indonesia dimulai sejak 2017.