Demi kariernya yang sedang mocer, Fuji rela menangguhkan kuliahnya yang sudah masuk tingkat dua pada tahun 2022 lalu.
Diketahui, Fuji tercatat sebagai mahasiswi Fakultas Hukum di Universitas Udayana, Bali.
Mengenai alasannya memilih kuliah hukum, Fuji pernah menceritakannya kepada Shireen Sungkar dalam podcast-nya.
Menurutnya, ia tidak pernah memiliki cita-cita yang pasti sejak kecil, karena impiannya selalu berubah-ubah. Namun, mendiang kakaknya, Bibi Andriansyah, pernah menyarankan agar adik bungsunya itu menjadi seorang pengacara.
Menurut sang kakak, adiknya itu punya kepribadian batu, alias keras kepala. Jadi, ia menilai kalau adiknya itu cocok jadi pengacara.
"Hukum bagus deh zaman sekarang. Kayak hukum itu dipandang. Lagian lu kan batu anaknya. Kalo misalkan orang apa, lu debatin mulu. Udah lu cocok jadi pengacara, lu kan nyolot," ujar Fuji menirukan perkataan mendiang Bibi Andriansyah.
Tak serta merta menuruti saran dari sang kakak, Fuji sempat mencari referensi kemana-mana, hingga akhirnya ia menemukan sosok Hotman Paris Hutapea.
"Cari-cari pengacara-pengacara kondang. Hotman Parislah paling terkenal. Bukan kayanya, tapi dari kerennya dia menyelesaikan masalah. Pengin deh jadi orang keren kayak gini. Udah keren, banyak duit lagi," kata Fuji mengakui.
Akhirnya, Fuji pun mendaftar ke Universitas Brawijaya Malang dan Universitas Udayana Bali. Ia mengaku kalau kedua orang tuanya sempat marah begitu mengetahui ia memilih kampus di luar kota.
Baca Juga: Semangka Jadi Simbol Perlawanan Palestina di Media Sosial, Ternyata Ini Alasannya
Pasalnya, kedua orang tuanya tidak setuju kalau anak bungsunya menempuh pendidikan di luar pulau Jawa, selain kota Padang tempat kelahiran orangtuanya.
"Karena kalo Bali kan maksudnya anak muda pasti pergaulan bebas. Mama papa takut. Pas aku keterima, Mama Papa Marah," lanjutnya.
Meski demikian, kedua orang tuanya akhirnya memberikan izin anak bungsunya untuk kuliah di Bali. Karena bagi mereka, pendidikan dan masa depan Fujilah yang terpenting.