Siapa sangka, sebelum akhirnya diterima sebagai menantu di keluarga Haji Faisal, Vanessa Angel, istri Bibi Ardiansyah, ternyata pernah ditolak masuk ke dalam keluarga itu.
Sebelum menikah, nama Vanessa Angel memang cukup kontroversial. Artis yang sering main di FTV tersebut pernah tersandung kasus prostitusi online dan juga kepemilikan narkoba, yang membuat dirinya sampai masuk penjara.
Namun, ketidaksetujuan Haji Faisal kala itu sama sekali tidak berkaitan dengan skandal yang pernah dibuat Vanessa.
Ia menyebut bahwa alasannya tak ingin Bibi pacaran dengan Vanessa adalah karena statusnya sebagai seorang artis.
Ia mengaku takut kalau biaya hidup Vanessa terlampau besar hingga tak bisa ditanggung oleh anaknya.
"Saya tanya sama si Frans. 'Emang Uda kamu (Bibi Ardiansyah) pacaran sama si Vane?'. 'Tahu Pah, tanya aja sama dia'. 'Waduh saya malas, masa si Vanes'. 'Masa sama Vanes'. Ngomong saya begitu waktu itu," kata Haji Faisal beberapa waktu lalu kepada Feni Rose, seperti dikutip dari video yang diunggah ulang oleh akun TikTok @putrigustipa7.
"Yang pertama, dia (Vanessa Angel) kan artis. Menurut saya di waktu itu, seorang artis ini belanjanya kan, gede biaya hidupnya. Sementara keuntungan dagang, nanti habis lagi duit ini kan begitu, kan belanja kan gede gitu. Saya enggak maulah. Mending carilah orang-orang yang biasa," kata Haji Faisal membeberkan alasannya.
Banyak warganet kemudian memberikan pujian kepada Haji Faisal karena ternyata tak mempermasalahkan masa lalu Vanessa Angel.
Beberapa juga menyinggung bahwa berkat Vanessa lah kini publik mengenal Fuji dan keluarga Haji Faisal.
Baca Juga: Pantas Tetap Sat Set Pascamelahirkan, Ternyata Ini yang Dilakukan Jennifer Bachdim
"Intinya Pak Haji takut anaknya ga sanggup menafkahi menantunya. Bertanggung jawab sekali," puji warganet.
"Baik banget kamu, Pak. Nggak mandang masa lalu," kata warganet yang lain.
"Tapi berkat Vanessa kami mengenal semua keluarga Anda, Pak. Di balik musibah almarhum, mendatangkan rezeki tidak terhingga untuk keluarga bapak sekarang," komentar salah satu warganet.