Kontroversi dan Fakta Iti Octavia Jayabaya yang Minta Umat Kristiani Ibadah Natal di Luar Maja

Suara Moots

Sabtu, 17 Desember 2022 | 19:31 WIB
Kontroversi dan Fakta Iti Octavia Jayabaya yang Minta Umat Kristiani Ibadah Natal di Luar Maja
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya. [IST]

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya belakangan menjadi sorotan usai meminta umat Kristiani menggelar ibadah Natal di luar wilayah Maja, Kabupaten Lebak, Banten.

Karena itu, kontroversi dan fakta terkait Bupati Lebak kembali diungkit. Sebelum membahas kontroversi dan fakta tentang Iti Octavia Jayabaya, mari kita ketahui dulu kronologi permasalahan umat Kristiani yang dilarang ibadah natal di Maja.

Dikutip dari suara.com, larangan ibadah natal di Maja itu keluar lantaran tidak terbitnya izin sesuai hasil musyawarah pada Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB). Pertemuan itu menyepakati jika ibadah Natal hanya diperbolehkan di gereja.

Pada awalnya ada sekira dua izin acara ibadah Natal dari dua komunitas umat Kristen di maja ke Camat. Umat Kristiani rencananya hendak melakukan ibadah tanggal 18 dan 25 Desember di Eco Club Maja Raya.

"Kesepakatan rapat Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), kita tidak menghalangi ibadah, tapi di rumah ibadah sesuai peruntukannya. Ruko, tempat permukiman, kami mohon maaf enggak diizinkan, sesuai dengan hasil musyawarah FKUB," kata Iti Octavia Jayabaya dalam rapat koordinasi persiapan Natal dan Tahun Baru di Aula Multatuli, di Rangkasbitung.

Bupati Lebak juga menyarankan umat Kristiani di Maja yang hendak ibadah Natal bisa ke gereja-gereja terdekat. Sebab di wilayah Maja belum ada gereja, karenanya ia mempersilahkan ke Rangkasbitung.

Sebelum heboh melarang umat Kristiani beribadah Natal di Maja, Iti Octavia Jayabaya juga dikenal dengan beragam kontroversinya. Berikut Profil Iti Octavia Jayabaya selaku Bupati Lebak.

Latar belakang

Lahir pada Rabu, 4 Oktober 1978 di Lebak, Banten, Iti Octavia Jayabaya adalah bupati terpilih periode 2018 -2023 yang berasal dari partai Demokrat.

baca juga

Iti Octavia Jayabaya sendiri juga merupakan anak dari mantan bupati Lebak periode 2003 – 2013, Mulyadi Jayabaya.

Ia kemudian mencalonkan diri dengan wakilnya, H. Ade Sumardi yang 6 tahun lebih senior darinya. Dengan berbekal gelar S2 dari Pascasarjana Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti, ia maju dan berhasil memenangkan kontestasi politik pada 2018 lalu.

Sebelumnya, ia merupakan anggota Komisi XI dan Badan Anggaran DPR-RI.

Harta Kekayaan

Menurut LHKPN tahun 2019, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya memiliki kekayaan mencapai Rp 23.939.166.015. Aset kekayaannya didominasi dengan tanah dan bangunan sebanyak 23 petak.

Menariknya dalam tiga tahun terakhir ini, harta kekayaan Iti tidak banyak berubah. Tahun 2020, kekayaan Iti naik sekitar Rp 6 juta menjadi Rp.23.945.294.649.

Namun yang LHKPN terbaru, laporan yang dikirim pada 31 Desember 2021, harta kekayaan Iti justru turun sekitar Rp 640 juta. Sehingga menjadi Rp 23.304.980.575.

Aksi Marah-marah

Tahun 2017, Iti Octavia Jayabaya viral karena aksi marah-marahnya. Ia ngamuk setelah mengetahui taman milik pemkab yang memperindah akses jalan menuju kawasan wisata Baduy Luar, di Kampung Ciboleger, Desa Bojong Menteng, Kecamatan Leuwidamar, dirusak dan dibangun perumahan toko (ruko).

Ia memarahi Kepala Desa Bojong Menteng Yamin dan Camat Leuwidamar, Endi Suhendi saat itu. Aksinya terekam video amatir dan viral di media sosial.

Selain itu, Iti Octavia Jayabaya pernah marah-marah kepada pegawai rumah sakit. Ia mengeluhkan pelayanan di rumah sakit tersebut yang dirasa kurang.

Santet Moeldoko

Iti Octavia Jayabaya pernah marah-marah kepada Moeldoko lantaran ia tidak setuju dengan kongres luar biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatra Utara dan tetap mendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Kala itu, KLB Demokrat di Sumut menyatakan Moeldoko sebagai ketua umum yang baru, pengganti AHY. Namun KLB tersebut tidak sah karena belum terdaftar secara resmi di lembaga terkait.

Kemarahan ini sampai membuat Iti ingin menyantet Moeldoko. Namun belakangan, Bupati Lebak tersebut meralat ucapannya.

Iti menjelaskan bahwa omongannya soal ingin santet Moeldoko hanya luapan amarah. Ia mengatakan tidak mungkin santet Moeldoko karena dosa.

"Mana mungkin saya nyantet, sia-sia atuh sholat dan puasa saya. Rugi mengorbankan itu semua untuk seorang perampok partai. Kita siap pasang badan untuk Ketum dan Demokrat," ujar Iti dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com.

Demikian profil Iti Octavia Jayabaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

600 Personel Polisi Siap Amankan Kota Malang Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2023

600 Personel Polisi Siap Amankan Kota Malang Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2023

Malang | Sabtu, 17 Desember 2022 | 18:04 WIB

5 Fakta Bupati Lebak Minta Warga Maja Ibadah Natal di Rangkasbitung, Apa Alasannya?

5 Fakta Bupati Lebak Minta Warga Maja Ibadah Natal di Rangkasbitung, Apa Alasannya?

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 15:03 WIB

Roro dan Kapal Cepat di Punggur Beroperasi hingga Malam Jelang Natal dan Tahun Baru

Roro dan Kapal Cepat di Punggur Beroperasi hingga Malam Jelang Natal dan Tahun Baru

Batam | Sabtu, 17 Desember 2022 | 14:58 WIB

Demokrat Ikut Terseret Buntut Kontroversi Bupati Lebak yang Larang Umat Kristen Ibadah di Ruko: AHY Gimana nih?

Demokrat Ikut Terseret Buntut Kontroversi Bupati Lebak yang Larang Umat Kristen Ibadah di Ruko: AHY Gimana nih?

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 14:10 WIB

Viral! Bupati Lebak Minta Warga di Maja Ibadah Natal ke Rangkasbitung, Warganet: Nggak Sekalian Suruh ke Jerusalem?

Viral! Bupati Lebak Minta Warga di Maja Ibadah Natal ke Rangkasbitung, Warganet: Nggak Sekalian Suruh ke Jerusalem?

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 11:06 WIB

3 Cara Buat Kartu Ucapan Natal 2022 Gratis di HP, Gampang Banget!

3 Cara Buat Kartu Ucapan Natal 2022 Gratis di HP, Gampang Banget!

News | Jum'at, 16 Desember 2022 | 19:15 WIB

Terkini

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:08 WIB

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

×