Harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo terbongkar usai Mario Dandy Satrio ditetapkan sebagai tersangka kasus kekerasan.
Untuk diketahui, Rafael Alun Trisambodo telah dipanggil KPK belum lama ini, untuk memberikan keterangan soal harta kekayaan sebagai Dirjen Pajak Kementerian Keuangan di Jakarta Selatan.
Setelah diperiksa dan berdasarkan laporan dari KPK, bahwa bekas Dirjen Pajak Kemenkeu Rafael Alun Trisambodo miliki saham enam perusahaan.
"Ya, saham di 6 perusahaan," kata Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan.
Kata Pahala Nainggolan lagi kalau kepemilikan saham di enam perusahaan kepunyaan Rafael Alun Trisambodo tak terungkap ke publik selama ini.
Pasalnya, data itu cuma di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), dan itu pun berupa surat berharga.
Lanjut Pahala menerangkan, bahwa surat berharga itu memang tertuang dalam laporan sumber kekayaan Rafael di LHKPN terakhir yang ayah Mario Dandy Satrio laporkan.
Lalu kenapa tak terungkap di depan publik? Pahala Nainggolan menjawab, karena akses ke publik cuma tersampaikan akan total surat berharga saja.
"Ya detailnya itu saham yang berada di enam perusahaan," katanya.
Baca Juga: KPK Bingung Jeep Rubicon yang Dipakai Mario Dandy Beralamat di Gang
Melansir data informasi LHKPN milik Rafael Alun Trisambodo, ternyata suami Ernie Meike Torondek itu miliki surat berharga dengan nilai aset mencapai Rp 1,55 miliar.
Artinya total aset dan sumber harta kekayaan dari bekas Dirjen Pajak Kemenkeu wilayah Jakarta Selatan, Rafael Alun mencapai Rp 56,1 miliar sesuai laporan yang beredar dan data yang ada di LHKPN.
Sumber kekayaan Rafael Alun Trisambodo sedikit satu tingkat di bawah Menkeu Sri Mulyani, yang mana pembantu Presiden Jokowi di Kabinet Indonesia Maju (KIM) punya aset kekayaan sebanyak Rp 58,048 miliar.
"Ya artinya selisih Rp 1,9 miliar dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani," bebernya.