Beberapa waktu lalu, pihak penyidik telah menetapkan Agnes Gracia Hartanto (AGH) sebagai tersangka dari kasus penganiayaan David Ozora yang dilakukan oleh Mario Dendy Satriyo.
Usai keputusan itu, sontak semakin memicu kemarahan warganet terhadap sosok gadis berusia 15 tahun tersebut.
Nampaknya, hal tersebut pula yang membuat Ivana Yoan yang merupakan kakak Agnes Gracia akhirnya memutuskan muncul ke hadapan publik, dan memberikan kesaksiaan baru.
Dikutip dari akun TikTok @devristaa, Ivana menceritakan ulang kronologi saat terjadinya penganiayaan David oleh Mario Dandy.
Ia memaparkan sebelum dianiaya oleh Mario Dandy, David sempat diminta untuk push up.
Bahkan kejadian tersebut sempat dipergoki oleh satpam komplek, namun lantaran Mario memberikan jawaban palsu satpam pun meninggalkan mereka.
"MDS ini menyuruh D untuk push up di sini, kemudian tidak lama setelah D ini melakukan push up ada satpam dateng yang patroli pada saat itu. Satpam ini bertanya 'ada apa di sini?' kemudian MDS ini menjawab 'ada COD pak'," kata Ivana.
"Setelah satpam ini pergi, si MDS ini kemudian tetap menyuruh D untuk melanjutkan push upnya tersebut dan ia meminta S untuk merekam aksi yang dilakukan oleh D ini dengan isyarat tubuh untuk merekam menggunakan handphone yang ia punya. Jadi yang merekam kejadian tersebut adalah S menggunakan hp dari MDS," sambungnya.
Wanita tersebut juga membantah jika Agnes sempat tertawa merekam penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy tersebut.
Baca Juga: Kondisi Terkini David Korban Penganiayaan Mario Dandy, Diungkap Sang Ayah
Ivana menyebut Agnes merasa takut hingga tak bisa berbuat apa-apa saat hal itu berlangsung.
"Disaat akhir-akhir video si S mengoper hp dari MDS ini karna S di sini ingin menghampiri korban. AGH di sini refleknya ya menerima saja karena dia di sini shock," ungkap Ivana.
"Kemudian yang banyak disinggung adalah suara seperti tertawa bahwa sebenarnya tidak ada yang tertawa disitu dari pihak AGH dan sama sekali tidak menunjukkan ekspresi senang malah sebaliknya dia takut," imbuh kakak Agnes itu.
Ivana pun menyebut adiknya refleks mengalihkan pandangan dan saat S memberikan handphone Agnes langsung menerimaya
"Kemudian ketika di detik-detik akhir itu ibu dari saksi R yaitu saksi N ini berteriak, jadi setelah teriakan 'woi' dari ibu R ini AGH tersentak gitu tersadar dari shocknya dan respon pertamanya adalah mematikan handphone," imbuhnya lagi.
Ivana Yoan juga menampik isu soal Agnes yang mengabadikan momen penganiayaan itu dengan selfie saat David sudah terkapar usai dianiaya oleh Mario Dandy.