Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir

Liberty Jemadu

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:29 WIB
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
Plt Direktur Surat Utang Negara (SUN) Novi Puspita Wardani (tengah) bersama Senior Vice President Wealth Management BCA Desy Natalia (kanan) dan Moderator Chandra (kiri) menyampaikan keterangan pers pada media briefing pembukaan masa penawaran ORI029 di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (26/1/2026). Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel jenis Obligasi Negara Ritel (ORI) seri terbaru ORI029 yang ditawarkan dalam dua tenor yakni tiga tahun dengan kupon sebesar 5,45 persen dan enam tahun dengan kupon 5,80 persen per tahun. [Antara]
baca 10 detik
  • Permintaan obligasi pemerintah Indonesia menurun drastis akibat kekhawatiran MSCI mengenai kelayakan investasi negara tersebut.
  • Rasio penawaran lelang obligasi mencapai titik terendah satu tahun terakhir, meskipun nilai jual melebihi target indikatif.
  • Kenaikan imbal hasil obligasi 10 tahun dipicu oleh aksi jual investor asing dan isu independensi Bank Indonesia.

Suara.com - Permintaan terhadap obligasi pemerintah Indonesia turun ke level terendah dalam lebih dari satu tahun terakhir. Hal ini terjadi setelah bursa saham Indonesia ambruk dipicu kekhawatiran penyedia indeks MSCI Inc. terkait kelayakan investasi Indonesia.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, pemerintah menjual utang senilai Rp36 triliun (setara RM8,43 miliar) dalam lelang hari Selasa (3 Feb), angka yang sebenarnya lebih tinggi dari target indikatif.

Namun menurut Bloomberg, Rabu (4/2/2026) rasio penawaran masuk terhadap target (bid-to-target ratio) merosot ke angka 2,32, yang merupakan level terendah dalam setahun terakhir.

Peringatan MSCI pekan lalu mengenai transparansi kepemilikan saham menyebabkan pasar saham Indonesia mengalami penurunan tertajam sejak Krisis Keuangan Asia.

Investor asing melakukan aksi jual bersih (net sell) obligasi Indonesia sebesar 202 juta dolar AS atau sekitar Rp 3,39 triliun pada Rabu dan Kamis pekan lalu, sebelum para pejabat OJK serta Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan rencana reformasi pasar untuk menenangkan suasana dan menarik kembali aliran modal masuk.

Sebelumnya obligasi Indonesia sudah tertekan oleh meningkatnya kekhawatiran terkait disiplin fiskal, pelemahan nilai tukar rupiah, serta independensi bank sentral pasca penunjukan Thomas Djiwandono, keponakan Presiden Prabowo Subianto sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Imbal hasil (yield) obligasi tenor 10 tahun telah naik sekitar 25 basis poin sepanjang tahun ini menjadi sekitar 6,31 persen.

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, membela rekam jejak ekonomi pemerintah dalam sebuah wawancara di forum bisnis di Jakarta pada Selasa (3/2/2026). Ia menegaskan bahwa pemerintah akan tetap patuh pada aturan yang membatasi defisit fiskal maksimal 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

"Jaminan dari Menteri Keuangan bahwa ambang batas defisit akan dipertahankan dan kecil kemungkinan terjadinya kembali skema burden sharing seperti tahun 2021 seharusnya dapat membantu menahan kenaikan imbal hasil," ujar Radhika Rao, ekonom senior di DBS.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bibit Anggap ORI029 Jadi Pilihan Investasi yang Aman dan Bijak

Bibit Anggap ORI029 Jadi Pilihan Investasi yang Aman dan Bijak

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 19:15 WIB

Danantara Bikin BUMN Tambang Baru, Purbaya Sebut Lebih Untung Daripada Beli Obligasi

Danantara Bikin BUMN Tambang Baru, Purbaya Sebut Lebih Untung Daripada Beli Obligasi

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:20 WIB

Kemenkeu Terbitkan SBN Pertama 2026, Incar Dana Rp 25 Triliun

Kemenkeu Terbitkan SBN Pertama 2026, Incar Dana Rp 25 Triliun

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 16:11 WIB

Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman

Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2026 | 19:11 WIB

Mengenal ORI029: Imbal Hasil Tetap Hingga 6 Tahun dan Cara Beli

Mengenal ORI029: Imbal Hasil Tetap Hingga 6 Tahun dan Cara Beli

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2026 | 09:55 WIB

Terkini

Beli iPhone 18 di Blibli di Shopee, Bayar Pakai BRI Biar Dapat Cashback Rp3 Juta!

Beli iPhone 18 di Blibli di Shopee, Bayar Pakai BRI Biar Dapat Cashback Rp3 Juta!

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:41 WIB

Purbaya Comeback ke Kabinet Prabowo? Syahganda: 70 Persen Bakal Terima Tawaran

Purbaya Comeback ke Kabinet Prabowo? Syahganda: 70 Persen Bakal Terima Tawaran

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Catat! Ini Jadwal Pertandingan Terbaru Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Catat! Ini Jadwal Pertandingan Terbaru Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Ulasan 'Monster Manners A to Z', 26 Monster yang Ternyata Jago Tata Krama

Ulasan 'Monster Manners A to Z', 26 Monster yang Ternyata Jago Tata Krama

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Suahasil Puji Bea Cukai Usai Amankan 1,2 Miliar Batang Rokok Ilegal per September 2026

Suahasil Puji Bea Cukai Usai Amankan 1,2 Miliar Batang Rokok Ilegal per September 2026

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Susah Fokus Bukan Cuma karena 'Gadget': Memahami Mitos Attention Span di Era Digital

Susah Fokus Bukan Cuma karena 'Gadget': Memahami Mitos Attention Span di Era Digital

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:38 WIB

ASN hingga Warga Dibebani Target Iuran, PMI DKI: Kembalikan Bulan Dana ke Ruh Kemanusiaan

ASN hingga Warga Dibebani Target Iuran, PMI DKI: Kembalikan Bulan Dana ke Ruh Kemanusiaan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:38 WIB

Harga Gabah Bikin Petani Kaya, Tapi Pengusaha Penggilingan Padi Melarat

Harga Gabah Bikin Petani Kaya, Tapi Pengusaha Penggilingan Padi Melarat

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:36 WIB

KPK Sentil Nusron Wahid Mangkir Pemeriksaan: Harusnya Bisa Atur Waktu!

KPK Sentil Nusron Wahid Mangkir Pemeriksaan: Harusnya Bisa Atur Waktu!

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Dikecam usai Jadi Wantimpres, Rocky Gerung Balas Santai: Mantan Masih Mantau

Dikecam usai Jadi Wantimpres, Rocky Gerung Balas Santai: Mantan Masih Mantau

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:29 WIB

×