Artis Nikita Mirzani angkat bicara terkait tak hadirnya Mahendra Dito Sampurno alias Dito Mahendra penuhi panggilan Bareskrim Polri. Ia meminta polisi jemput paksa Dito.
Diketahui, Dito Mahendra rencananya diperiksa penyidik Bareskrim terkait kasus kepemilikian senjata api (senpi).
Tak hadirnya sang 'musuh bebuyutan' telah sampai di telinga Nikita Mirzani. Ia pun meminta pihak kepolisian agar tegas kepada Dito Mahendra.
"Gak datang lagi pak, berarti dijemput paksa dong," tulis Nikita Mirzani di Insta Story Instagram-nya menanggapi postingan mengenai berita pemeriksaan Dito Mahendra oleh Bareskrim.
"Masa sekelas Mabes Polri bisa dipermainkan sama mafia kecil kayak Dito Mahendra??" imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan, Dito Mahendra meminta dilakukan pemeriksaan pada 11 April 2023.
"Kami mendapat surat dari saudara Dito yang minta pemeriksaan tanggal 11," kata Djuhandani, Kamis.
Kendati demikian, surat yang dilayangkan itu ditegaskan Djuhandani tidak dianggap.
Karena, pihaknya sudah menjadwalkan melakukan pemanggilan pada hari ini.
"Surat itu kami anggap tidak berlaku, karena kami sudah menyampaikan kepada media, sudah menyampaikan kepada lawyer bahwa kita sudah memanggil kan," tegasnya.
Pemanggilan Dito Mahendra terkait penyidikan senjata api ilegal yang ditemukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada saat melakukan penggeledahan Senin, 13 Maret 2023.
Dalam penggeledahan tersebut, ditemukan 15 pucuk senjata api dari berbagai jenis. Kemudian KPK menyerahkan kepada Polri untuk diselidiki asal-usul senjata api tersebut.
Dari hasil pemeriksaan di Yanmas Baintelkam Polri, sembilan dari 15 pucuk senjata api tersebut diduga ilegal tidak memiliki dokumen atau izin kepemilikan.
Kesembilan senjata api ilegal dijadikan barang bukti dalam perkara yang kini ditangani oleh Dittipidum Bareskrim Polri terkait dugaan pelanggaran tindak pidana Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1951.
Jenis sembilan pucuk senjata api tersebut meliputi satu pistol Glock 17, satu Revolver S&W, satu pistol Glock 19 Zev, satu pistol Angstatd Arms, satu senapan Noveske Refleworks, satu senapan AK 101, satu senapan Heckler & Koch G 36, satu pistol Heckler & Koch MP 5 dan satu senapan angin Walther.