Heboh Bea Cukai Indonesia Palak Turis Taiwan, Begini Pengakuan Korban: Dimintai Uang Tips

Suara Moots

Kamis, 13 April 2023 | 07:55 WIB
Heboh Bea Cukai Indonesia Palak Turis Taiwan, Begini Pengakuan Korban: Dimintai Uang Tips
bea cukai (Dok: Bea Cukai)

Heboh bea cukai Indonesia memalak turis Taiwan. Beredar video pemberitaan media asing yang memuat narasi bahwa petugas bea cukai Indoensia memintai uang kepada turis asal Taiwan. 

Video yang beredar di laman sosial media Twitter ini membuat heboh publik. Dari penelusuran Moots, peristiwa itu memang terjadi. Kejadian petugas bea cukai palak turis Taiwan terjadi pada 24 Agustus 2019. 

Menurut pengakuan korban, ia dan keluarganya dimintai uang oleh petugas bea cukai. Menurut korban, petugas tersebut meminta 'tips' kepadanya dengan jumlah yang cukup besar. 

Turis asal Taiwan itu mengaku tengah berlibur ke Indonesia bersama keluarganya. Turis laki-laki itu mengaku bahwa ia dimintai uang sebesar Rp150ribu atau sekitar 75,7 Yuan per orang saat akan melewati bea cukai Indonesia. 

"Pada tanggal 24 Agustus, Tuan Liu yang bekerja di Singapura memesan perjalanan wisata selama 2 hari 1 malam untuk keluarganya berlibur ke Batam. Tak disangka, keluarga itu menemui kendala saat melewati pabean di Indonesia," terang pemberitaan media Sohu.com

Tuan Liu datang ke Indonesia bersama kedua orang tuanya, saudara perempuan dan keponakannya yang masih berusia 10 tahun. 

Saat melewati bea cukai, ia dihentikan oleh petugas dan dimintai untuk datang ke kantor. Menurut wisatawan Taiwan itu, dua petugas yang menahannya dan kemudian memeriksan visa dan paspor milik ia dan keluarganya. 

Namun setelah pemeriksaan paspor dan visa, salah satu petugas kemudian meminta uang tips sebesar Rp150.000 per kepala agar bisa lolos pemeriksaan. 

Menurut Liu, paspor miliknya sebenarnya tidak ada masalah, apalagi ia sudah cukup sering berpergian ke luar negeri. Namun, ia curiga petugas meminta uang lantaran paspor milik keluarganya masih baru. 

baca juga

"Selain itu, ia juga mengatakan bahwa petugas tersebut mengenakkan pakaian casual tanpa dokumen apapun saat itu, ia dan keluarganya menolak permintaan yang tidak masuk akal itu," sambung pemberitaan Sohu yang rilis pada 8 September 2019. 

Liu sempat bersikeras bahwa tidak ada pelanggaran yang dilakukan ia dan keluarganya. Ia juga sudah menunjukkan bukti pemesanan hotel di Batam untuk liburan keluarga. 

"Namun dua petugas itu dengan santainya mengatakan bahwa mereka akan diserahkan kepada 'pejabat' mereka. Sekitar 10 menit kemudian, datang petugas yang kenakan seragam putih Bea Cukai Indonesia yang membawa Liu dan keluarga ke ruang lain,"

"Staf bea cukai Indoneia, sebagai pekerja badan negara melakukan tindakan yang sangat terang-terangan." ujar Liu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Miris! Bule Difabel Dipersulit Ambil Alat Bantu Kencing di Bea Cukai, Doa Warganet: Moga Gak Bisa Kencing Lu Semua!

Miris! Bule Difabel Dipersulit Ambil Alat Bantu Kencing di Bea Cukai, Doa Warganet: Moga Gak Bisa Kencing Lu Semua!

Kaltim | Rabu, 12 April 2023 | 06:00 WIB

Sebanyak 25 Remaja dan Anak-anak Terjaring Aksi Premanisme di Batam Selama Ramadan

Sebanyak 25 Remaja dan Anak-anak Terjaring Aksi Premanisme di Batam Selama Ramadan

Batam | Selasa, 11 April 2023 | 15:02 WIB

Waktu Imsak di Batam Hari Ini 12 April 2023

Waktu Imsak di Batam Hari Ini 12 April 2023

Batam | Rabu, 12 April 2023 | 03:30 WIB

Waktu Berbuka Hari Ini di Batam 11 April 2023

Waktu Berbuka Hari Ini di Batam 11 April 2023

Batam | Selasa, 11 April 2023 | 15:30 WIB

Mobil Bea Cukai Diderek Petugas Dishub Gegara Parkir Sembarangan, Warganet: Siapa yang Bayar Dendanya?

Mobil Bea Cukai Diderek Petugas Dishub Gegara Parkir Sembarangan, Warganet: Siapa yang Bayar Dendanya?

Your Say | Senin, 10 April 2023 | 11:47 WIB

Terkini

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:00 WIB

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:49 WIB

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

Kalbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Jakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Health | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:42 WIB

×