Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyebut partainya akan membentuk koalisi baru bersama Golkar dan Gerindra.
Cak Imin menyebut gabungnya Golkar bentuk koalisi baru dengan PKB dan Gerindra usai menyambangi kediaman Wakil Presiden Ke-11 RI Boediono di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/5/2023).
"Ya koalisi baru, kalau sudah tiga gabung berarti baru. Ya kalau tiga gabung kan baru," ujarnya.
Menurut Cak Imin, dengan menyatunya ketiga partai ini, maka akan tercipta koalisi yang semakin kuat.
"Ya, pokoknya menyatu, otomatis koalisi menjadi semakin kuat," ucap Cak Imin.
Diketahui, PKB dan Gerindra sebelumnya sudah membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR).
Di sisi lain, Golkar bersama Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bermitra dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
Lebih jauh, Golkar dan PKB dalam pertemuan ketum antar-kedua parpol di Jakarta, Rabu (3/5) juga sepakat untuk membangun koalisi inti sebagai bentuk tindak lanjut dari wacana pembentukan koalisi besar.
Lantas bagaimana dengan nasib dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang sebelumnya dibentuk Golkar bersama PAN dan PPP. Akankah KIB bubar?
Baca Juga: Cak Imin Klaim Didukung Wapres Ma'ruf Maju Cawapres 2024
Sinyal KIB bubar sebelumnya telah muncul setelah PPP resmi menyerahkan dukungan kepada PDI Perjuangan (PDIP) terkait pencalonan Ganjar Pranowo sebagai capres 2024.
Belakangan, PAN pun dikabarkan bakal mendukung pencapresan Ganjar.