Pengalaman mengerikan dialami seorang ibu dua anak saat berada di dalam pesawat. Ia mengalami momen saat pesawat yang ditumpanginya mengalami turbulensi parah.
"Kami terjun bebas sejauh 1000 kaki, seorang pramugari terlempar. Saya pikir, kami semua akan mati," ucap ibu dua anak itu.
Peristiwa yang dialami ibu dua anak ini dialami Jade Crosland (31) saat naik British Airways dengan tujuan Singapura.
Mengutip dari Mail Online, pesawat dengan nomor penerbangan BA12 dari Singapura ke Heatrow, Inggris, alami turbulensi parah saat melintas di Teluk Benggala.
Pesawat British Airways saat melintas di Teluk Benggala tiba-tiba meluncur tajam saat di ketinggian 30.000 kaki.
Jade saat itu berada di dalam pesawat bersama pasangannya, Henry Trier (32) dan putra mereka, Hugo.
"Tanda sabuk pengaman muncul tanpa pengumuman. Saya langsung bangun dan menjaga putra saya," ucap Jade.
Jade menceritakan kondisi di dalam pesawat saat alami turbulensi parah ini.
"Semua orang histeris. Semua orang berteriak. Salah satu awak kabin terlembar saat troli makanan menabrak kepalanya. Semua kejadian begitu cepat," ungkap Jane.
Baca Juga: Viral! Lupa Kasih Pakan untuk Ternak, Jamaah Haji Asal Majalengka Minta Turun dari Pesawat
"Sejujurnya saya mengira kami akan mati. Kami pikir, kami akan jatuh ke laut dan mati," sambungnya.
Penjelasan dari pihak terkait sebutkan pesawat jenis Boeing 777-300ER telah melewati laut Andaman dan terbang di atas Teluk Benggala.
Pesawat terpaksa kembali ke Singapura pada pukul 03:00 waktu setempat, Jumat (16/6). Dari pemeriksaan, pesawat mengalami kerusakan struktural.
"Keselataman salah satu menjadi prioritas kami dan kami menjaga kru kami setelah episode turbulensi parah yang jarah terjadi," ucap juru bicara British Airways.