Rumah tangga Citra Kirana dan Rezky Aditya belakangan ini menjadi sorotan netizen. Hal tersebut muncul lantaran masalah Kekey anak Wenny Ariani yang merupakan anak biologis dari Rezky.
Apalagi Mahkamah Agung telah menetapkan jika memang suami Citra Kirana merupakan ayah dari Kekey. Setelah itu, suami Citra Kirana pun mengaku jika dirinya siap melakukan tes DNA untuk mengetahui terkait kebenaran soal status Kekey.
Lantas Rezky Aditya pun mengaku jika dirinya menunggu pihak Wenny Ariani untuk melakukan tes DNA.
"Saya kembali menegaskan bahwa selama ini saya tidak pernah menolak untuk melakukan tes DNA," kata Rezky Aditya dikutip, Minggu (25/6/2023).
Menanggapi hal tersebut, Wenny Ariani pun menegaskan jika permintaan Rezky Aditya sudah terlambat, apalagi kasasi dari Rezky Aditya sudah ditolak.
Wenny Ariani pun menceritakan bagaimana dirinya merasa sakit hati karena anaknya sempat tak diakui oleh ayah biologisnya sendiri.
"Saya ibu, saya tahu sakitnya anak saya diginiin, ditolak berulang kali. Press conference pertama saya siap tes DNA tahunya kasasi, sekarang berulang kali ngomong tes DNA, nonsense lah, bullshit," ungkap Wenny.
Di sisi lain, Citra Kirana dan suaminya itu pun sempat melakukan konferensi pers dan mengaku jika rumah tangganya akan terus berlanjut meski Rezky Aditya menjadi ayah biologis Kekey dari putusan Mahkamah Agung.
Lantas seorang pakar wajah bernama Kirdi Putra pun membeberkan perasaan Citra Kirana ketika bicara depan publik soal suaminya.
Baca Juga: Tes DNA untuk Buktikan Kekey Anak Kandung Rezky Aditya, Apa Hukumnya Dalam Islam?
Menurut pakar ekspresi tersebut, Citra Kirana terlihat sangat tegang dan sedih akan masalah suaminya tersebut.
"Ekspresi yang ditampilkan Ciki itu kebanyakan nervous, atau tegang, dan sedih," ungkap Kirdi.
Bahkan melihat dari aksi Citra Kirana yang memegang jari-jarinya terlihat seperti tegang dan takut.
"Selama proses bicara dia itu tegang terbukti dengan tangannya megang-megang jari dan kemudian ketika berhenti sejenak ada tegang di bibirnya bahwa dia takut," imbuhnya.