24 tim termasuk tuan rumah Indonesia bakal bersaing di Piala Dunia U-17 2023. Kompetisi dua tahunan FIFA ini rencananya akan berlangsung pada November hingga Desember 2023.
Sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia U-17 yang dilatih Bima Sakti harus mempersiapka diri demi meraih hasil terbaik. Membaca peta kekuatan lawan juga jadi bagian mempersiapkan timnas Indonesia U-17.
Peseta Piala Dunia U-17 berasal dari negara-negara konfederasi FIFA. Dari 24 tim, hanya Indonesia yang berstatus debutan, sisanya pernah mencicipi kompetisi Piala Dunia U-17.
Bahkan ada satu negara yang cukup asing didengar yakni Kaledonia Baru tidak berstatus debutan. Piala Dunia U-17 2023 jadi keikutsertaan kedua tim yang berasal dari zona Ocenia ini.
Kaledonia Baru jalani debut di Piala Dunia U-17 pada 2017 yang berlangsung di India. Saat itu sebagai tim debutan, Kaledonia Baru terbilang cukup baik.
Meski tersisih di babak fase grup, tim berjuluk Les Cagous itu mampu meraih 1 kali imbang. Dua laga lainnya berakhir kalah.
Tim yang mampu mereka tahan imbang juga termasuk kekuatan sepak bola dunia yakni Jepang. Ya di Piala Dunia U-17 2017 di India, Kaladonia Baru menahan imbang 1-1 Jepang.
Padahal Jepang saat itu diperkuat pemain sekaliber Takefusa Kubo. Kubo setelah perhelatan Piala Dunia U-17 2017 pindah ke Real Madrid dan sempat dijuluki sebagai seorang wonderkid. Sementara Kaledonia Baru kala itu murni diisi oleh pemain dari kompetisi lokal.
Pada perhelatan Piala Dunia U-17 2023, Kaledonia Baru masih akan dilatih Dominique Wacalie, sosok yang juga menangani tim ini pada 2017.
Baca Juga: Orang Tua Striker Sao Paulo Ingin Anaknya Bela Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2023
Masih seperti di Piala Dunia U-17 2017 di India, besar kemungkinan Kaledonia Baru masih akan diperkuat pemain muda dari kompetisi lokal mereka.
Yang juga jadi catatan soal tim debutan ini adalah selain mampu menahan imbang Jepang 1-1. Kaledonia Baru juga pernah meraih kemenangan 2-1 atas negara tetangga Indonesia, Singapura pada 2 Oktober 2017.
Kaledonia Baru sendiri baru bergabung ke FIFA pada 2004. Negara ini sempat dikenal karena menjadi tanah kelahiran bintang Real Madrid dan Prancis, Christian Karembeu.
Pada 2004, Kaledonia Baru klaim memiliki 400 tim sepak bola, 125 diantaranya berstatus tim amatir dan ada 8200 pesepak bola, 80 persen berstatus amatir.
Di Kaledonia Baru, sepak bola bukan olahraga populer. Di sana, kriket yang paling digemari.