Tujuh tahun lalu, pemain Timnas Indonesia, Shayne Pattynama kehilangan sang ayah. Ayah bagi Shayne adalah sosok yang berperan besar dalam hidupnya.
Keputusan Shayne Pattynama untuk bela Timnas Indonesia juga tak lepas penghargaan ayahnya, yang asli orang Indonesia.
"Ayah saya benar-benar orang Indonesia, saya juga dibesarkan dengan cara tertentu dan banyak keluarga saya tinggal di sana (Indonesia)," ucap Shayne seperti dilansir dari voetbalzone.nl
Pada laga debut bersama Timnas Indonesia melawan Argentina pada 19 Juni 2023 lalu, Shayne mengakui bahwa itu merupakan pertandingan yang menguras emosinya.
Di satu sisi, ia sangat senang bisa debut bersama Timnas Indonesia dan melawan juara Piala Dunia 2022. Namun di sisi lain, ia teringat mendiang sang ayah.
"Saya menjadi sangat emosional saat itu. Saya melihat sekeliling dan menyadari saya datang dari jauh. Aku tahu ayahku sangat bangga padaku," ungkap Shayne Pattynama.
"Dia sangat dekat dengan saya dan semua anak-anaknya. Jika dia melihat (pertandingan Timnas Indonesia vs Argentina), dia pasti sangat bangga. Tapi saya yakin dia melihat saya dari atas sana," jelasnya.
Diakui oleh Shayne Pattyanama, bahwa sang ayah juga mengajarinya banyak budaya Indonesia.
"Itu membuat cerita di debut saya lebih baik lagi. Terutama tentang negara Indonesia. Ayah mengajari saya budaya Indoensia saat mendidik saya," jelasnya.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Didukung Presiden AFC di Piala Dunia U-17 2023: Bersinar di Panggung Dunia
Diakui oleh Shayne Pattynama, bahwa keluarga besarnya sangat bangga bahwa ia bisa membela Timnas Indonesia dan bermain di laga melawan Argentina.