Pelatih Timnas Indonesia U-17 Bima Sakti memanggil 6 abroad untuk ikuti pemusatan latihan (TC) jelang Piala Dunia U-17 2023.
Keenam pemain abroad itu masing-masing adalah Welber Halim dari Brasil (Sao Paolo), Madrid Augusta (AFC'34 Alkmaar) dan Mahesa Ekayanto (FC Dordrecht) dari Belanda.
Lalu ada Staffan Qabiel yang berangkat dari Spanyol (Sant Cuggat), Aaron Liam dari Australia (Bullen FC), serta Aaron Nathan (Youth FC Nottingen) dari Denmark.
Keenam pemain muda Indonesia ini bergabung bersama 28 pemain lainnya untuk menjalani pemusatan latihan untuk nantinya diseleksi dan terpilih membela Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023.
Seleksi pemusatan latihan (TC) di Jakarta mulai 9 Juli hingga 28 Agustus. Skuad Garuda Asia memulai kegiatan pertama dengan menjalani tes kesehatan pada Senin (10/7).
Tidak bermaksud mengecilakn peran pemain lain, keenam pemain abroad ini rela meningglkan kondisi nyamannya mereka di negeri orang dan mau lalui perjalanan jauh demi Timnas Indonesia patut diancungi jempol.
Membela tanah air lewat sepak bola dengan membela Timnas Indonesia menjadi bagian dari nasionalisme.
Di Islam, rasa cinta tanah air terkandung dalam kitab suci Al Quran, tepatnya surat Al-Qashash ayat 85:
Artinya: “Sesungguhnya (Allah) yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al-Qur’an benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali.” (QS. Al Qashash: 85).
Baca Juga: Mario Teguh Dipolisikan Diduga Lakukan Penipuan Rp5 Miliar
Mengutip dari nu.or.id, ayat yang menjadi dalil cinta tanah air menurut ulama yaitu Al-Qur'an surat An-Nisa’ ayat 66.
Ayat Al-Qur’an selanjutnya yang menjadi dalil cinta tanah air, menurut ahli tafsir kontemporer, Syekh Muhammad Mahmud Al-Hijazi yaitu pada QS. At-Taubah ayat 122.
Tidak hanya di Al Quran, sejumlah hadits juga menjelaskan secara gamblang dalil cinta tanah air. Seperti hadits dari HR. Bukhari, Ibnu Hibban, dan Tirmidzi.
.......
Artinya: “Diriwayatkan dari sahabat Anas; bahwa Nabi SAW ketika kembali dari bepergian, dan melihat dinding-dinding madinah beliau mempercepat laju untanya. Apabila beliau menunggangi unta maka beliau menggerakkanya (untuk mempercepat) karena kecintaan beliau pada Madinah,"
Sementra itu, menurut Quraish Shihab cinta tanah air merupakan keimanan. Quraish Shihab menerangkan bahwa cinta Tanah Air menjadikan si pencinta akan selalu menampakkan keindahan Tanah Airnya.