Cerita pilu dialami seorang wanita yang dipaksa melayani nafsu bejat 31 laki-laki. Kejadian miris ini membuat korban alami depresi dan akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidup.
Hal ini yang dialami oleh artis cantik dari Korea Selatan, Jang Ja-yeon. Jang dikenal sebagai salah satu artis yang kerap tampil di sejumlah drama korea alias drakor seperti Boys Over Flower.
Namun, siapa sangka pada 2019, Jang Ja-yeon ditemukan tewas bunuh diri di dalam kamarnya.
Di kamarnya itu, pihak kepolisian menemukan surat wasiat dari korban yang isinya mengungkap kondisi miris yang selama ini ia alami.
Di surat yang berisi 7 lembar itu, Jang Ja-yeon mengatakan bahwa ia korban pemerkosaan dan dipaksa untuk jadi budak seks oleh 31 laki-laki selama berkarier di dunia hiburan.
Para pelaku kata Jang Ja-yeon bukan orang sembarangan. Mereka disebut-sebut sebagai sosok yang memiliki peran di industri hiburan Korea Selatan.
Dikutip dari Korean Times, di surat itu itu terungkap bahwa korban akan dipukul dan dipaksa jika tidak mau melayani nafsu bejat para pelaku.
Selain itu, jika korban menolak maka ia diancam tidak akan mendapat dukungan finansial untuk melanjutkan kariernya.
Dari keterangan surat korban, pihak kepolisian setempat awalnya sempat membentuk tim investigasi khusus untuk menguak kebenaran kasus ini dan menyeret para pelaku.
Baca Juga: Benarkah Tante Ernie Depresi hingga Nekat Mau Bunuh Diri Gegara Suami Selingkuh?
Namun sayang, dari semua nama yang tertulis di surat Jang Ja-yeon sebagai terduga pelaku tidak ada yang dinyatakan bersalah oleh pihak pengadilan.
Para terduga pelaku pemerkosaan terhadap Jang Ja-yeon diantaranya para produser film, sutradara, hingga sejumlah petinggi media.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Anda juga bisa menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.