Indonesia ditunjuk oleh FIFA untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 tahun 2023. Namun, hal tersebut diduga terancam gagal lantaran ulah Suporter PSS Sleman yang ngamuk kejar wasit dan pemain, usai melawan Persija Jakarta.
Video kericuhan tersebut viral usai diunggah akun instagram @lensa_berita_jakarta. Banyak netizen yang menyebut bahwa status Indonesia untuk menjadi tuan rumah terancam gagal akibat ulah suporter.
"Tangkep dan hukum dengan tegas, mau bikin tragedi Kanjuruhan berikutnya? Gara2 satu orang yg ngerusuh tiba2 bisa se parah itu tragedinya. Hukum dengan tegas," tulis netizen pada unggahan tersebut.
"Piala Dunia U 17, udh di depan mata, Indonesia sebagai Tuan Rumah,, jangan sampai di batalkan dan di banned FIFA, karena ulah dr sekelompok supporter," tulis netizen.
"sepakbola kok maunya menang terus,, ganti club ajah kalau mau memang terus mah," tulis netizen.
"Catet mukanya, blacklist seumur hidup & kalau perlu berlakuin buat semua supporter rusuh di Indonesia," tulis netizen.
Kalah Saat Lawan Persija, Suporter PSS Sleman Ngamuk Kejar Wasit dan Pemain
Lagi dan lagi, dunia sepak bola Indonesia nampaknya tidak ada hentinya dengan keributan. Kali ini terjadi usai laga PSS Sleman vs Persija Jakarta, Jumat (4/8/2023).
Usai PSS Sleman dihajar Persija dengan skor 3-1, para suporter masuk lapangan dengan membabi buta mengejar wasit dan para pemain.
Baca Juga: Kalah Saat Lawan Persija, Suporter PSS Sleman Ngamuk Kejar Wasit dan Pemain
Informasi tersebut diketahui pada unggahan akun instagram @lensa_berita_jakarta. Terlihat sejumlah suporter masuk lapangan mengejar wasit dan para pemain PSS Sleman.
Laga yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, tersebut berlangsung pada Jumat (4/8/2023) malam WIB.
Para penonton yang berjaket hitam dan jersey PSS Sleman memaksa masuk dengan melompati pagar.
Hal ini terjadi setelah wasit meniupkan peluit panjang. Mereka bermaksud memprotes wasit dan pemain PSS Sleman.
Dalam laga tersebut, sang tuan rumah PSS Sleman takluk dengan skor 1-3 dari Persija Jakarta. Takluk di kandang sendiri membuat para pendukung PSS Sleman kecewa.
Setidaknya, ada sekitar puluhan suporter yang mencoba mengejar wasit dan pemain PSS Sleman sembari melakukan protes keras.