moots

Pelatih Asal Jepang Sebut Indonesia Sulit Tembus Peringkat 100 Dunia, Singgung Kebiasaan Pemain

Suara Moots Suara.Com
Selasa, 15 Agustus 2023 | 09:30 WIB
Pelatih Asal Jepang Sebut Indonesia Sulit Tembus Peringkat 100 Dunia, Singgung Kebiasaan Pemain
Pemain Kashima Antlers. [Instagram @kashima.antlers]

Kabiasaan pemain Indonesia yang disebut suka guling-guling di lapangan dan mengaluh disoroti Pelatih Kashima Antlers U-18, Atsushi Yanagisawa.

Pelatih tim sepak bola Jepang itu bahkan menyebut kebiasaan para pemain itu akan membuat Indonesia sulit tembus peringkat 100 dunia.

Atsushi Yanagisawa mengungkapkan hal tersebut usai timnya menghadapi skuad Bhayangkara Presisi FC U-20 di ajang International Youth Championship 2023 yang bergulir di Bali.

Yanagisawa awalnya menyebut Bhayangkara Presisi FC memiliki beberapa pemain andal, namun tak sedikit di antaranya mudah mengeluh dan berguling-guling di lapangan untuk mengulur waktu.

“Dengan cara bermain seperti itu untuk Indonesia mau meningkat dari 150 ke peringkat 100 dan naik agak sulit, karena selama ini di Jepang tidak ada istilah sedikit-sedikit jatuh guling-guling,” kata Yanagisawa dikutip dari bolatimes.com (Jaringan Suara.com)

“Ke depan kalau bisa mari bermain sportif, kalau tidak parah sekali jangan, karena dengan sportif otomatis bola kita akan jadi maju,” ujar Yanagisawa.

Bhayangkara Presisi FC dalam laga perebutan posisi ketiga International Youth Championship 2023 ini mesti menerima kekalahan dari Kashima Antlers.

Padahal hingga menit ke-77 tim asuhan Hartono itu masih memimpin dengan skor 2-1. Namun mereka harus kalah saat lawan menyamakan kedudukan dan dilakukan adu penalti hingga skor berujung 3-4 untuk Kashima Antlers.  

Kashima Antlers lebih dulu unggul melalui gol yang disarangkan Ikeda Kensho pada menit ke-14. Tak tinggal diam, Bhayangkara akhirnya berhasil menyamakan kedudukan berselang 4 menit kemudian tepatnya pada menit ke-18 melalui gol Ahmad Fahrul Aditya.

Baca Juga: Breaking News! Pecah Rusuh di Dago Elos Bandung, Jalanan bak Medan Perang: Berawal dari Surat Era Kolonial

Bhayangkara kembali menambah angka lewat gol kedua Fahrul di menit ke-77, namun Kashima Antlers kembali berhasil menyamakan angka pada menit ke-90+4 lewat tendangan Oyama Koji.

Usai pertandingan tersebut, Yanagisawa mengaku cukup kecewa karena banyak waktu terbuang percuma sehingga mereka tak dapat memaksimalkan strategi.

Menurutnya, dari 1x45 menit pertandingan tiap babak hanya dapat bermain penuh selama 20 menit, sehingga diharapkan ke depan dipilih wasit yang betul-betul berkualitas demi memajukan sepak bola.

Sementara itu, Pelatih Kepala Bhayangkara Presisi FC Hartono menyebut kekalahan tersebut menyakitkan.

“Mungkin kemenangan sudah di depan mata tapi terjadi gol balasan akhirnya penalti. Mental pemain down karena kemasukan di menit akhir,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI