Komedian Parto Patrio mengungkap alasan program lawak populer Opera Van Java (OVJ) kerap bergonta-ganti pemain. Diketahui, Parto bermain di OVJ sejak program itu perdana tayang pada 2008.
Parto mengungkapkan, saat awal-awal OVJ dibuat, masih kesulitan mendapatkan chemistry antar pemain.
"Susah banget (dapat chemistry). OVJ yang pertama kita bertahan 8 tahun. Tahun-tahun pertama untuk menyatukan itu susah, akhirnya sampai gonta-ganti pemain," tutur Parto dikutip dari kanal YouTube Rumpi, Rabu (13/9/2023).
Saat OVJ season kedua, ada Denny Cagur yang bergabung sebagai pemeran wayang.
"OVJ yang kedua dengan pemain Denny Cagur segala macam, itu lama juga. Itu bertahan 5 tahun," tutur Parto.
Parto mengatakan setiap wayang atau pemain OVJ memiliki peran masing-masing. Hal ini menurutnya lumrah di panggung komedi.
"Kayak pemain bola, ada yang bagi, ada yang bawa, ada yang ngoper, ada yang nge-golin. Kalau di OVJ, bagian nge-golin Sule dan Andre. Bagian korbannya Azis," bebernya.
Parto sendiri yang berperan sebagai dalam, mengungkapkan tugasnya untuk menjaga alur cerita tetap pada alurnya.
"Kalau saya tinggal mengatur aja, ada yang ngaco, baru saya turun. Saya cuma ngatur cerita aja. Kalau saya untuk mengintervensi bahan enggak, karena itu antara para wayang aja," imbuhnya.
Baca Juga: Denny Cagur Jawab Tudingan Disebut Pelawak Sombong
Pada kesempatan itu, Parto juga mengklarifikasi terkait isu pelawak senior sombong di OVJ yang diucap Uus dan Ronal Surapradja.
"Kalau saya mau bela diri, itu ditujukan bukan buat saya. Karena dari omongannya Uus, ada kata-kata 'Kang'. Saya kalau di OVJ enggak ada yang manggil 'Kang'. (Manggilnya) 'Mas'," ujar Parto.
Parto juga yakin, dengan ciri-ciri yang dibicarakan Uus soal pelawak senior sombong yang sering meminta kopi dan memakai headset, bukan menggambarkan tentang dirinya.
"Saya itu dulu jarang ngopi. Saya enggak pernah nyuruh asisten (ambil kopi). Enggak pernah pakai headset," tutur Parto.
"Pakai headset sekarang-sekarang aja ini karena mau tidur (sambil) dengerin musik atau nonton film," sambungnya.