Pesohor Raffi Ahmad diprediksi memiliki total kekayaan Rp400 miliar. Suami Nagita Slavina yang dijuluki Sultan Andara ini memang dianggap figur publik yang pandai mengeruk uang dari sejumlah bisnis.
Namun rupanya sejumlah bisnis yang dijalankan oleh Raffi Ahmad terpaksa gulung tikar. Ya, usaha bisnis yang dijalankan oleh Raffi Ahmad bangkrut karena sejumlah faktor.
Akun X @txtfromkeuangan membuat thread tentang usaha bisnis Raffi Ahmad yang bangkrut. Di daftar pertama usaha bisnis Raffi yang bangkrut adalah Bakmi RN.
Usaha kuliner milik Raffi itu hanya bertahan 2 tahun. Padahal sejumlah food vlogger sempat memberikan rekomendasi bagus pada kuliner ini.
Selanjutnya ada Mango Bomb. Usaha minuman milik Raffi ini sempat viral namun seperti Bakmin RN, Mango Bomb hanya bertahan 2 tahun dan berakhir tutup.
Pada 2018 saat sejumlah artis membuat kue, Raffi juga tak ketinggalan dan ikut mendirikan Gigieat Cake. Sayang usaha ini pun gulung tikar.
Ada juga snack Nagitoz dan Kingkong Snack yang pada 2020 bangkrut dan berhenti produksi.
Lantas apa yang membuat usaha Raffi Ahmad itu bangkrut? Menurut suami dari Nagita Slavina itu ada sejumlah faktor usahanya gagal total.
Menurut Raffi saat jadi bintang tamu Youtube Diaz Hendropriyono, alasan partner jadi faktor usahanya bangkrut.
Baca Juga: Teringat Kebaikan Mendiang Jadi Alasan Raffi Ahmad Bantu Biaya Sekolah Anak Sapri Pantun
Raffi menjelaskan di Youtube itu bahwa perbedaan sudut pandang dengan partner bisnis jadi alasan usahanya bangkrut. Karena perbedaan sudut pandang itu berujung pada bisnisnya gulung tikar.
"Secara blak-blakan, Raffi juga cerita kalau beliau sempat bertengkar dengan Irwansyah perihal bisnis kue artis. Juga dgn partner lain yg berbeda tujuan, yg bikin Raffi terpaksa kehilangan banyak uang.
Pecah kongsi ini, sering jadi alasan utama Raffi ga bs melanjutkan bisnisnya," tulis akun X @txtfromkeuangan
Selain soal partner bisnis, faktor yang membuat usahanya bangkrut adalah masalah produksi, seperti di kasus Mangga Bomb. Menurut Raffi, kendala produksi ini yang membuat usaha minumannya itu tutup.
Raffi Ahmad bahkan mengatakan bahwa dari 30 usaha bisnisnya, hanya ada 5 sampai 6 yang berhasil.