Pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan dikenal memiliki lemparan maut yang mematikan. Lemparan roket ala Pratama Arhan beberapa kali membuat keuntungan bagi Timnas Indonesia ataupun Tokyo Verdy.
Hal yang paling menyita perhatian publik sepakbola nasional ialah kemampuannya dalam hal lemparan ke dalam Arhan di Piala AFF lalu. Saat timnas Indonesia pecundangi Timor Leste, Arhan jadi bintang lapangan.
Selain mencetak gol lewat titik putih, Arhan berikan assist untuk gol kedua Indonesia. Lemparan ke dalam Arhan membuat kiper Timor Leste melakukan gol bunuh diri.
Aksi lemparan ke dalam Arhan di Piala AFF pun jadi viral dan jadi perhatian banyak pihak, tidak hanya publik Indonesia.
Namun jauh sebelum Pratama Arhan dikenal dengan kemampuannya itu, di sepak bola Indonesia sudah ada Fajar Listiyantoro, legenda PSS dan PSIM yang juga memiliki throw in mematikan.
Fajar yang merupakan saudara dari striker Seto Nurdiyantoro itu juga memiliki aksi lemparan ke dalam yang berubah jadi assist.
Seto beberapa waktu lalu unggah video saat Fajar melakukan lemparan maut yang membuatnya mampu mencetak gol ke gawang PSIS Semarang.
"Kala membela PSIM melawan PSIS yang berakhir 1-2.. Berawal dari lemparan ke dalam Fajar.. Mungkin klian juga masih ingat kalau Fajar memang punya kemampuan lemparan dalam yang cukup jauh.." tulis Seto pada caption videonya tersebut.
"Lemparannya sampai ke kotak penalti dan diperebutkan sebelum bola mencapai ke saya. Peluang datang dan alhamdulillah gol..," sambung Seto.
Baca Juga: Analisisnya Soal Pratama Arhan Trending, Pengamat Asing: Persetan dengan Orang Indonesia!
Fajar merupakan pemain andalan PSIM dan PSSI di awal 2000-an. Selain membela dua klub tersebut, Fajar juga pernah berkarier di Persibo Bojonegoro.