Terungkap sudah motif perbuatan keji Khoiri alias Satir (52) yang tega membunuh sang menantu, Fitria Almuniroh Hafidloh Dinayah (23) dalam kondisi hamil tujuh bulan.
Menurut penjelasan Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Achmad Doni Meidianto, Khoiri tega membunuh karena mendapatkan penolakan berhubungan badan dari Fitria.
Awalnya, Khoiri yang selesai mandi melintas di depan kamar Fitria. Ia yang melihat sang menantu sedang tiduran kemudian muncul hasrat untuk melakukan pelecehan.
Namun, Fitria menolak dan berteriak. Khoiri yang panik kemudian mengambil pisau dapur dengan membunuh Fitria dengan menggorok leher sang menantu.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku baru selesai mandi. Saat melintas depan kamar korban, ia melihat korban sedang tiduran. Saat itu muncul hasrat untuk melakukan pelecahan," kata AKP Achmad Doni Meidianto di YouTube KompasTV.
"Tetapi saat itu terjadi penolakan, sehingga korban berteriak. Ini membuat pelaku panik dan langsung mengambil pisau di dapur untuk melukai korban," lanjutnya.
Gelap matanya Khoiri pada Selasa (31/10/2023) kemarin membuat Fitria dan calon cucunya meninggal dunia. Khoiri sendiri mengaku menyesal karena tak bisa melihat cucunya lahir.