Menilik rekor Timnas Indonesia saat menjalani laga tandang di bawah arahan Shin Tae-yong jelang duelnya melawan tuan rumah Irak di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Timnas Indonesia akan memulai kampanyenya di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan bertanding melawan Irak, Kamis (16/11) malam WIB.
Duel tersebut akan digelar di Basra International Stadium. Kabarnya, tiket pertandingan antara Irak vs Indonesia berjumlah 65 ribu tiket sudah ludes terjual.
Sebagai informasi, 65 ribu tiket tersebut sesuai dengan kapasitas stadion kebanggan Irak itu yang memiliki kapasitas 65227 kursi.
Kabar ini pun menjadi kabar buruk bagi skuad besutan Shin Tae-yong yang harus bertanding di bawah tekanan dari pendukung tuan rumah.
Apalagi jika melihat video-video kala Basra International Stadium dalam kondisi penuh. Terlihat dan terdengar riuh penonton yang bisa membuat tim tamu bergidik ngeri.
Karenanya, pecinta sepak bola Tanah Air bisa menghadapi tekanan pendukung Irak di Basra International Stadium pada laga nanti.
Namun pertanyaannya apakah Timnas Indonesia dan Shin Tae-yong nantinya bisa menghadapi tekanan tuan rumah di laga tandangnya ke markas Irak?
Rekor Tandang Shin Tae-yong
Baca Juga: Bintang Irak Dituduh Berbohong Jelang Lawan Timnas Indonesia
Sejak menangani Timnas Indonesia pada akhir tahun 2019 lalu, Shin Tae-yong telah menukangi Timnas Indonesia sebanyak 36 kali di ajang resmi.
Dari 36 pertandingan internasional tersebut, Timnas Indonesia dan Shin Tae-yong kerap tampil di markas sendiri atau di Tanah Air.
Terlepas dari laga-laga di tempat netral, Timnas Indonesia dan Shin Tae-yong tercatat baru menjalani laga tandang sebanyak empat kali saja.
Keempat laga tandang itu antara lain melawan Brunei Darussalam sebanyak dua kali, Filipina satu kali, dan Vietnam satu kali.
Dari empat laga tandangnya itu, Timnas Indonesia mencatatkan tiga kemenangan dari Brunei dan Filipina serta menelan satu kekalahan yakni dari Vietnam.
Jika berbicara tekanan penonton di laga tandang, laga tandang kontra Vietnam di semifinal Piala AFF 2022 kemarin bisa menjadi contoh.