Di laga kontra Vietnam, lini pertahanan Filipina terlihat tak terorganisir sehingga memberi keuntungan bagi lawannya untuk mencetak gol.
Dalam satu momen, Vietnam mampu mencetak gol lewat buruknya koordinasi lini belakang dan gelandang bertahan Filipina.
Karena koordinasinya saat bertahan itu buruk, maka beberapa kali pemain Vietnam berada dalam posisi tak terkawal hingga punya peluang mencetak gol.
3. Lemah saat Mendapat Serangan Balik
Berkaca pada laga melawan Vietnam, Filipina terlihat lemah dalam menghadapi serangan balik atau counter attack yang cepat.
Di gol kedua Vietnam, terlihat pemain bertahan Filipina berada di luar posisi aslinya saat lawan mendapat umpan terukur di pertahanannya.
Bahkan, Filipina harus kebobolan dalam situasi 3 pemain vs 3 pemain. Kelemahan dalam positional play ini pun bisa dimanfaatkan Timnas Indonesia yang punya keunggulan dalam counter attack.