Hendra Setiawan: Kita Bisa Merebut Piala Thomas

Arsito Hidayatullah

Jum'at, 14 Maret 2014 | 04:50 WIB
Hendra Setiawan: Kita Bisa Merebut Piala Thomas
Pasangan ganda putra bulutangkis, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. [Humas PBSI]

Suara.com - Pebulutangkis ganda putra nasional, Hendra Setiawan, mengaku memiliki keyakinan bahwa tim putra Indonesia dapat meraih kembali Piala Thomas pada tahun ini. Hendra yang baru saja menjuarai All England bersama Mohammad Ahsan, ini pun mengaku begitu merindukan lambang supremasi bulutangkis beregu putra dunia tersebut kembali ke Tanah Air.

Untuk diketahui, sebagaimana ditulis dalam kiriman rilis PBSI, Piala Thomas memang sudah hampir 12 tahun belum dibawa pulang oleh tim Merah-Putih. Indonesia terakhir kali menjuarai Piala Thomas pada tahun 2002 di Guangzhou, Cina. Sejak saat itu, Cina menguasai Piala Thomas dengan menjadi juara lima kali berturut-turut pada tahun 2004, 2006, 2008, 2010 dan 2012.

Kendati begitu, sejak diselenggarakan pertama kali pada tahun 1948, Indonesia sementara ini masih memegang rekor sebagai juara Piala Thomas terbanyak yaitu 13 kali. Berikutnya baru disusul oleh Cina dengan menjuarainya sebanyak 9 kali.

"Saya yakin kali ini kita bisa merebut Piala Thomas. Pokoknya, optimis saja. Yang penting harus kompak dan usahanya maksimal," ujar Hendra, yang diiyakan pula oleh rekannya Ahsan.

Meningkatnya grafik prestasi pemain-pemain Indonesia di kancah perbulutangkisan dunia, membuat Hendra semakin yakin bahwa ia dan tim berpeluang untuk merebut piala tersebut dari tangan Cina. Hendra/Ahsan yang merupakan pasangan peringkat satu dunia pun akan menjadi motor tim Piala Thomas kali ini.

Tak hanya diperkuat Hendra/Ahsan yang merupakan Juara Dunia 2013, di sektor ganda putra juga ada pasangan Angga Pratama/Rian Agung Saputro yang kini duduk di peringkat tujuh dunia. Sementara Tommy Sugiarto yang menduduki peringkat tiga dunia, akan menjadi andalan Indonesia di nomor tunggal putra.

"Kita bisa lihat bahwa anak-anak punya rasa percaya diri menghadapi Piala Thomas. Peluang kita di Piala Thomas 2014 memang terbuka. Tinggal bagaimana sekarang kita mempersiapkan diri sebaik mungkin. Bukan cuma soal teknis, tetapi juga non-teknis," tambah Rexy Mainaky, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI.

Ajang supremasi beregu Piala Thomas dan Piala Uber 2014 sendiri, bakal digelar di New Delhi, India, sepanjang 18-25 Mei mendatang. Indonesia menjadi unggulan pertama pada daftar unggulan Piala Thomas, sementara tim Piala Uber Indonesia berada di urutan kelima.

Berikut daftar unggulan Piala Thomas dan Piala Uber 2014:

-Piala Thomas
1. Indonesia (294796 poin)
2. Cina (294435 poin)
3. Malaysia (287603 poin)
4. Jepang (274835 poin)
5. Denmark (255786 poin)
6. Korea (236251 poin)
7. Thailand (211596 poin)
8. Taiwan (190712 poin)

-Piala Uber
1. Cina (397163 poin)
2. Jepang (273714 poin)
3. Thailand (267333 poin)
4. Korea (262348 poin)
5. Indonesia (229133 poin)
6. Denmark (181894 poin)
7. India (181459 poin)
8. Taiwan (171164 poin)
(PBSI)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut

Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:54 WIB

×