Pemerintah Optimis Satinah Segera Bisa Bebas dari Pancung

Siswanto

Sabtu, 29 Maret 2014 | 00:11 WIB
Pemerintah Optimis Satinah Segera Bisa Bebas dari Pancung
Aktivis Perlindungan Pekerja Rumah Tangga menggalang dana untuk Satinah di Yogyakarta, Senin (24/3). [Antara/Noveradika]

Suara.com - Kepala Badan Nasional Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP3TKI) Gatot Abdullah Mansyur optimistis TKI bernama Satinah yang terancam hukuman pancung di Arab Saudi bisa dibebaskan.

"Kami optimistis 90 persen Satinah dibebaskan dan pemerintah sudah mengupayakan langkah-langkah untuk membebaskan dia," ujar Gatot di Desa Kelampayan Ulu, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Jumat (29/3/2014).

Ia mengatakan Presiden sudah menyiapkan surat yang segera disampaikan kepada Kerajaan Arab Saudi dan dibawa langsung oleh tim khusus utusan pemerintah di bawah koordinasi Menko Polhukam.

Dijelaskan, selain menyerahkan surat kepada pemerintah Arab Saudi, tim juga akan menemui keluarga korban dan berdiskusi mengenai uang diyat yang diminta sebagai ganti atas kematian anggota keluarganya.

"Tentunya kita semua berdoa agar diskusi itu membuahkan hasil positif sehingga Satinah bisa dibebaskan dari tuntutan hukuman mati dengan membayar uang diyat kepada keluarga korban," ujarnya.

Menurut dia, pemerintah sudah memiliki formula baru yang disiapkan untuk membebaskan TKI yang berasal dari Semarang, Jateng itu, namun tidak bisa menyebutkan apa formula baru tersebut.

"Pokoknya ada formula baru yang disiapkan pemerintah dan selama dua tiga hari ke depan diharapkan sudah ada kabar positif terkait upaya untuk membebaskan Satinah dari tuntutan hukuman pancung," ujarnya.

Satinah TKI asal Semarang terancam hukuman mati karena dituduh telah membunuh majikannya di Arab Saudi.

Perkembangan kasusnya, kata dia, keluarga korban meminta uang pengganti atau diyat sebesar Rp21 miliar sebagai pengganti hukuman mati.

Sebagai wujud perhatian kepada warga negara, pemerintah sudah menyiapkan dana sebesar Rp6 miliar ditambah dukungan dana yang dihimpun dari masyarakat untuk menutupi kekurangan uang diyat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satinah Titipkan Anak Perempuannya pada sang Kakak

Satinah Titipkan Anak Perempuannya pada sang Kakak

News | Jum'at, 28 Maret 2014 | 17:45 WIB

Pemerintah Indonesia Yakin Bisa Bebaskan Satinah dari Hukum Pancung

Pemerintah Indonesia Yakin Bisa Bebaskan Satinah dari Hukum Pancung

News | Kamis, 27 Maret 2014 | 22:37 WIB

Keluarga Satinah: Terima Kasih atas Kepedulian Masyarakat

Keluarga Satinah: Terima Kasih atas Kepedulian Masyarakat

News | Kamis, 27 Maret 2014 | 20:00 WIB

Hentikan Perdebatan Uang Diyat, Segera Selamatkan Satinah

Hentikan Perdebatan Uang Diyat, Segera Selamatkan Satinah

News | Kamis, 27 Maret 2014 | 11:09 WIB

Kasus Satinah, Olga Lydia: Stop Pengiriman TKI ke Arab!

Kasus Satinah, Olga Lydia: Stop Pengiriman TKI ke Arab!

Entertainment | Rabu, 26 Maret 2014 | 19:03 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×